General Manager I Hotel Baloi, Winston Toh dan Executive Head of Sales and Marketing I Hotel, Dita, saat konfresi pers, Kamis (16/7). Foto: jkf

Batamxinwen, Batam – Executive Head of Sales and Marketing I Hotel Baloi, Batam, Dita, memastikan jika tidak ada karyawan I Hotel yang terjangkit covid1-19.

“Hingga saat ini kami pastikan tidak ada karyawan I Hotel Baloi yang terkonfirmasi terjangkit covid-19,” kata Dita didampingi General Manager I Hotel Baloi, Winston Toh pada wartawan saat menggelar konferensi pers di I Hotel Baloi, Kamis (16/7).

Konferensi pers itu digelar, kata Dita, menyusul adanya pemberitaan yang menyebutkan seorang waitress lounge hotel yang terkonfirmasi covid-19.

“Yang terkonfirmasi positif covid-19 itu bukan waitress lounge hotel. Tapi waitress Club dan KTV Square. I Hotel Baloi dan Square itu beda manajemen. Karyawan I Hotel dan Square juga tidak berinteraksi selama bekerja. Aktivitas pengunjung Square juga tidak melalui lobby hotel dan fasilitas hotel lainnya. Aksesnya keluar masuk pengunjung Square dan tamu hotel itu berbeda,” tegas Dita.

Foto: jkf

Dita mengaku banyak mendapat pertanyaan dari tamu hotelnya terkait pemberitaan itu. Bahkan, beberapa tamu hotel merasa khawatir dan tidak nyaman hingga berencana check out. Pertanyaan dan kekhawatiran klien dan tamu I Hotel itu dimaklumi Dita, sebab, selama ini, Club dan KTV Square dengan I Hotel cukup identik karena berada di lokasi yang sama. Namun, setelah mendapat penjelasan dari pihak manajemen, tamu hotel yang sedang menginap maupun yang berencana menginap pun merasa aman dan tidak khawatir lagi.

I Hotel Baloi Aman dari Penyebaran Covid1-9

Dita juga memastikan bahwa I Hotel Baloi aman dari penyebaran covid-19. Sebab, sejak virus corona merebak, pihak hotel sangat ketat menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai covid-19. Bahkan, pihak manajemen juga meminta bukti rapid test yang masih berlaku sebagai sayarat untuk menginap bagi tamu yang berasal dari luar Batam.

“Kalau tamu lokal kita minta surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh pihak yang berkompeten. Setiap tamu dan karyawan yang keluar masuk hotel juga wajib mengenakan masker, dicek suhu tubuhnya, dan membasuh tangannya dengan hand sanitizer,” ujar Dita.

Selain itu, lanjut Dita, pihaknya juga rutin melakukan disinfeksi pada semua benda di semua fasilitas hotel secara berkala. Bahkan, disinfeksi pada fasilitas hotel yang sering disentuh oleh tamu seperti tombol lift dan gagang pintu dilakukan per 20 menit sekali. Jumlah tamu yang menggunakan fasilitas kolam renang juga dibatasi hanya per tiga orang. Begitu juga dengan fasilitas gym. Kendaraan antar jemput tamu juga disemprot disinfektan sebelum dan sesudah digunakan.

Disinfeksi fasilitas di I Hotel dilakukan secara berkala. Foto: ist
Fasilitas hotel yang sering disentuh disinfeksi setiap 20 menit sekali. Foto: jkf

“Bahkan, saat makan, tamu tidak menyentuh alat untuk mengambil makanannya. Karyawan kami yang mengambilkan sesuai apa yang dinginkan tamu. Kami benar-benar ketat dalam menjaga dan memutus penyebaran covid-19. Kami benar-benar menjaga karyawan dan semua karyawan I Hotel supaya tetap aman dari covid-19,” kata Dita.

Upaya pihak manajemen hotel yang ketat menerapkan protokol kesehatan yang merujuk kepada kondisi dan praktik yang membantu pengutamaan kesehatan serta menghindari perebakan penyakit ini membuat sejumlah tamu yang menginap dalam waktu lama (long stay) merasa nyaman dan tidak khawatir.

“Mereka bagus dan cukup ketat dalam mencegah penyebaran covid-19. Jadi saya tidak khawatir berada di sini,” kata Mr.Choong HL, tamu I Hotel yang berasal dari China, yang bekerja di Digi Electronic Company, Batam, pada Batamxinwen.com, Kamis sore.

Sementara, tamu long stay lainnya berkewarganegaraan India yang bekerja di PT Flex, Batam, Mr. Punedran, berharap pandemi covid-19 ini cepat berakhir.

“Walaupun saya merasa nyaman dan aman nginap di I Hotel, saya lebih berharap covid-19 cepat berakhir agar semua kembali normal,” ujarnya. (jkf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here