BatamXinwen, Karimun – Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, mengamankan 8
Warga Negara Asing yang diduga melakukan pelanggaran pelanggaran keimigrasian di dua titik dan waktu yang berbeda, Jumat (31/8).

Pengamanan 8 orang WNA tersebut berdasarkan adanya laporan warga. Pada hari Rabu (22/8) seorang Warga Negara Malaysia berinisial C masuk ke Tanjungbalai Karimun tidak memiliki dokumen lengkap.

“Ada Warga Negara Malaysia berinisial yang datang ke Karimun tidak memiliki dokumen perjalanan dan visa. C kita amankan di daerah Pongkar, Kecamatan Tebing,” ujar Kasi Infokim, Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Ryawantri Nurfatimah.

Sementara 7 orang WNA lainnya lagi diamankan di Pulau Moro, Kecamatan Moro pada hari Rabu (29/8). 7 WNA tersebut berinisial CJ, LXC, LLL, NSC, OCB merupakan Warga negara Singapore sementara, IS merupakan Warga Negara Bangladesh dan MS merupakan Warga Negara India.

“Awalnya kita mengamankan 10 orang, akan tetapi 3 kita lepaskan karena tidak melakukan pelanggaran. Sementara yang 7 lagi kita amankan karena melakukan pelanggaran,” ujar Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II Tbk, Barandaru.

Daru menambahkan, 7 orang WNA tersebut berada di Moro untuk melakukan pekerjaan sebagai pekerja bangunan.

Saat ini kedelapan WNA telah diamankan di dalam tahanan Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun untuk diproses lebih lanjut. (TRIE)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here