Imingi Masuk IPDN, Oknum PNS di Tanjungpinang Tipu Korbannya Ratusan Juta

Polres Tanjunppinang ekspose kasus penipuan oleh oknum PNS

Batamxinwen, Tanjungpinang – Seorang oknum PNS di Tanjungpinang berinisial VS, harus berhadapan dengan hukum, lantaran kasus yang menjeratnya. VS diduga menjadi pelaku kasus penipuan yang menyeret seorang warga di sana menjadi korban. Oleh VS, korban diperdaya oleh pelaku yang meminta sejumlah uang demi meloloskan korban untuk bisa masuk ke IPDN di Jatinangor Jawabarat.

Namun, meski sudah keluar uang ratusan juta, namun korban tetap juga tak bisa masuk ke IPDN, meski sudah dijanjikan melalui jaluar belakang. Al hasil, korban melapporkan kasus ini ke Polres Tanjungpinang.

Polres Tanjungpinang pun akhirnya mengungkapkan kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan berinisial VS. Modusnya adalah meloloskan masuk IPDN. Namun harus menyetorkan uang sebesar Rp300 juta. Tapi korban tetap tidak jadi masuk IPDN.

Konferensi pers terhadap kasus tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra, S.I.K didampingi Kasi Humas Polres Tanjungpinang Iptu Suprihadi, Jumat (04/06/2021).

Menurut Suprihadi, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Tanjungpinang, berinisial VS itu ditahan setelah melakukan penipuan penerimaan seleksi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), di Polres Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau (Kepri).

Setelah dilakukan penetapan tersangka terhadap tersangka “VS” pada tanggal 23 April 2021 kemudian dilakukan pemanggilan sebagai tersangka terhadap tersangka “VS” pada tanggal 26 April 2021 dan pada tanggal 11 Mei 2021 (Tidak Hadir).

Kemudian pada hari Senin tanggal 31 Mei 2021 sekira pukul 15.22, tersangka “VS” datang ke kantor Sat Reskrim Polres Tanjungpinang dengan didampingi penasehat hukum/pengacara guna dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, setelah pemeriksaan selesai dilaksanakan terhadap tersangka “VS” dilakukan penangkapan guna penyidikan lebih lanjut.

Iptu Suprihadi menjelaskan saat ini tim penyidik terus melakukan penyidikan dan melengkapi berkas perkaranya, agar segera dilimpahkan ke kejaksaan. Sebelumnya, tersangka VS melakukan dugaan penipuan terhadap seorang warga Tanjungpinang berinisial T, dengan iming-iming anak korban bisa lolos seleksi masuk IPDN.

Penipuan itu dilakukan awal April 2021, yaitu pelaku meminta uang ratusan juta rupiah kepada korban sebagai syarat agar anaknya lolos seleksi. Setelah menerima uang tersebut, lalu anak korban ikut seleksi tapi tidak lolos. Merasa tertipu, korban akhirnya melaporkan pelaku ke Polres Tanjungpinang.

Polisi menyimpulkan bahwa pelaku bukan bagian dari panitia seleksi penerima mahasiswa IPDN, melainkan sebagai terduga kasus penipuan.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Panindra, S.I.K mengatakan tersangka “VS” mengaku telah menerima dan menandatangani kwitansi penerimaan uang sebesar Rp.300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) dari pelapor untuk pengurusan IPDN An “YZ” (anak pelapor).

Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa :
• 1 (satu) Lembar KWITANSI ASLI bertanda tangan “VS” bahwa telah menerima dari “TMZ” (pelapor) uang senilai Rp.300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) untuk pengurusan masuk IPDN An. “YZ”

• 1 (satu) Lembar CEK ASLI Bank Mandiri Cab. Tanjungpinang No. HY 963427 Tanggal 30 Desember 2019 Senilai Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) Atas nama PT. KAP;

“Adapun korban mengalami kerugian Rp 110.000.000 (Seratus Sepuluh Juta Rupiah), dan terhadap tersangka disangkakan Pasal 378 dan atau Pasal 372 K.U.H.Pidana dengan ancaman hukuman pidana penjara selama-lamanya 5 (lima) tahun”, terang Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang.

Selain telah mengamankan sejumlah barang bukti, dari tersangka “VS” juga keluar pengakuan kalau dia telah menyerahkan uang sebesar Rp. 60.000.000,- kepada pengajar dan kasi pemegang soal seleksi penerimaan IPDN atas nama inisial “A” dan uang sebesar Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) kepada Dosen dan Kabag IPDN atas nama inisial “Z” sedangkan sisanya dipergunakan untuk transportasi dirinya ke Jakarta dan Bandung. (M Holul)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here