Imlek Masuk Calender of Event Pariwisata, Tan A Tie: Patut Diapresiasi

Batamxinwen, Batam – Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Batam yang ditaja PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) dicanangkan sebagai salah satu agenda dari 136 Calender of Events Pariwisata kota tersebut, hal ini mendapat respon positif masyarakat.

Legislator DPRD Kota Batam Tan A Tie memberikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam atas kebijakan tersebut.

“Acara Imlek Bersama PSMTI Batam bisa masuk calender of event pariwisata, saya menilai hal ini menjadi kebanggaan buat kita sebagai warga Tionghoa, langkah Disbudpar ini harus diapresiasi, ” kata Alek, sapaan Tan A Tie, kepada Batamxinwen.com, Kamis (23/1).

Dia juga menyatakan, prestasi ini merupakan hasil upaya PSMTI menunjang industri pariwisata Kota Batam, melalui pagelaran perayaan Imlek Bersama secara konsisten dari tahun ke tahun.

“Sampai bisa menjadi destinasi wisata yang diminati wisatawan, ini tidak gampang. Perlu upaya yang terus-menerus. Konsistensi rekan-rekan di PSMTI memang patut diangkat jempol,” pungkasnya.

Alek mengimbau, warga Kota Batam mendukung dan menghadiri perhelatan yang digelar pada Jumat (24/1) malam tersebut, karena sudah menjadi milik bersama masyarakat Batam.

“Imlek Bersama di Batam sudah menjadi kegiatan lintas etnis dan budaya, jadi milik bersama, harapan saya, masyarakat bisa ramai-ramai datang mendukung acaranya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata memberikan apresiasi terhadapa perayaan Tahun Baru Imlek yang dimotori PSMTI karena berkontribusi untuk perkembangan dunia pariwisata Kota Batam.

“Luar biasa, setiap tahun saudara-saudara kita, warga Tionghoa mengadakan event dalam rangka perayaan Hari Raya Imlek, ini cukup menarik, karena memang ditunggu setiap tahunnya, baik wisatawan domestik dan mancanegara,” ujar Ardi kepada Batamxinwen, Sabtu (18/1).

Bahkan, Pemerintah Kota Batam melalui Disbudpar telah mencanangkan pesta rakyat Perayaan Imlek Bersama tersebut sebagai salah satu agenda dari 136 Calender of Event Pariwisata Batam.

“Benar, acara Imlek PSMTI masuk Calender of Event,” imbuh mantan Kabag. Humas Pemko Batam ini.

Disbudpar juga turut menyiapkan beberapa mata acara seni budaya untuk memeriahkan Perayaan Imlek Bersama 2020, dengan warna multikultur dan semangat keberagaman.

“Nantinya ada tarian dan nyanyian tradisional, ada tari persembahan, kita kan berbilang bangsa, berbilang kaum, jadi perayaan Imlek ini berwarna multikultur,” katanya.

Selain itu, menurut Ardiwinata, perayaan Imlek juga jamak digelar di hotel, resor, pusat hiburan, perumahan, dan lokasi lainnya, sehingga menjadi daya tarik pariwisata yang unik.

“Imlek juga ada dirayakan di hotel, ada di perumahan, makin semarak dunia pariwisata Batam,” jelasnya.

Kota Batam siap menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2020 yang jatuh pada Sabtu (25/1) depan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Batam kembali menggelar perhelatan Malam Perayaan Imlek Bersama. Tahun ini, PSMTI Batam mengusung tema “Bersatu untuk Batam Maju”.

Ketua Panitia Imlek Leonardo Sani mengatakan, perayaan Tahun Baru Tikus Emas ini tetap dipusatkan di daerah ‘China Town’ Nagoya, Lubuk Baja, dengan pentas seni rakyat yang dimeriahkan beragam atraksi seni dan budaya.

“Malam perayaan Imlek bersama akan dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2019, malam Sabtu, akan dimeriahkan oleh artis Kota Batam, atraksi barongsai, tarian tradisional dari Disbudpar Batam, marching band Korps Marinir, dan pertunjukan lainnya,” ujar Leonardo kepada Batamxinwen.com, Jumat (17/1) malam. (Ependi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here