Turnamen Internasional Perahu Naga Tiongkok-ASEAN (Nanning) ke-15 digelar hari ini, Jumat (7/6). Indonesia menjadi Juara untuk kategori beregu 22 orang dan 12 orang 200 meter. Foto: sohu.com

Batamxinwen, Nanning – Dalam rangka perayaan Festival Peh Cun atau Dragon Boat Festival, Tiongkok menyelenggarakan Turnamen Internasional Perahu Naga Tiongkok-ASEAN (Nanning) ke-15 digelar di Kota Nanning, Ibukota Provinsi Guangxi, Tiongkok, Jumat (7/6). Terdapat 62 regu dari Indonesia,Thailand, Malaysia, Singapura, Provinsi Guangxi dan Guangdong berpartisipasi dalam perlombaan tahunan tersebut.

Pada kompetisi internasional kategori lintas lurus yang dilaksanakan pada hari yang sama, tim Indonesia mencatatkan prestasi yang gemilang, dengan sekaligus menjadi juara satu dan dua untuk perlombaan beregu 22 orang dan 12 orang  200 meter, dan tim Kamboja menempati urutan ketiga untuk kelompok 12 orang  200 meter.

Perhelatan lomba tersebut diadakan di perairan dekat Kuil Konfusius di Sungai Minjiang, Nanning, dengan total hadiah RMB 138.000 atau sekitar Rp.280 juta. Kompetisi diadakan di jalur pelayaran sungai, sehingga menambah kesulitan kompetisi serta tuntutan keterampilan dan kekompakan setiap regu.

Perlombaan perahu naga adalah olah raga tradisional yang telah eksis lebih dari dua ribu tahun dan populer di negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Laos, Thailand, dan Myanmar.

Dalam perlombaan yang digelar di Kota Nanning tersebut, Regu Indonesia mencatatkan performa yang sangat gemilang. Manajer Tim Indonesia mengatakan, perlombaan perahu naga adalah cabang olahraga andalan Indonesia dan sering dilombakan dalam berbagai turnamen.

Menurutnya, tahun ini adalah keikutsertaan ke-4 bagi Tim Indonesia dalam Turnamen Internasional Perahu Naga Tiongkok-ASEAN (Nanning).

Sumber: chinanews.com (terjemahan CF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here