Ingat, 28 Februari Batas Akhir Registrasi Kartu SIM Sebelum ‘Kena Blokir’

BatamXinwen – Terhitung 28 Februari 2018 mendatang, batas waktu registrasi ulang nomor seluler untuk pelanggan kartu SIM prabayar akan berakhir.

Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengimbau kepada para pelanggan yang belum mendaftar, agar tak menunda hingga menjelang deadline. Sebab, ada risiko yang mengintai.

“Jika batas waktunya sudah berakhir, akan terjadi traffic tinggi luar biasa yang dapat menyebabkan gagal registrasi,” sebut Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo, Ahmad M. Ramli dalam keterangan resminya, Sabtu(17/2).

Traffic tinggi dalam hal ini mengacu pada para pelanggan kartu SIM pabayar yang menunda registrasi, lalu berbondong-bondong melakukan pendaftaran dalam waktu sama atau berdekatan sebelum lewat deadline.

Beban jaringan pun, akan meningkat sehingga berisiko error yang berujung registrasi gagal, seperti disebut Ramli.

Registrasi ulang nomor ponsel prabayar bisa dilakukan dengan mudah. Cukup bermodal Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga. Keduanya bisa ditemukan di lembaran Kartu Keluarga.

Ramli pun kembali mengingatkan agar masyarakat menggunakan NIK dan KK asli kepunyaan sendiri untuk mendaftar, bukan milik orang lain karena hal tersebut melanggar hukum.

Tujuan registrasi ulang ini adalah untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pelanggan seluler.
Pendaftaran identitas pemilik nomor prabayar diharapkan bisa menekan tindak kejahatan seperti penipuan, di samping mempermudah pelacakan ponsel yang hilang.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here