Batamxinwen, Batam – Beberapa hari lalu beredar pesan berantai di aplikasi pesan whatsapp yang menyebutkan bahwa beberapa wali murid dari Sekolah Yayasan Islam Al-Kahfi Kota Batam mendapat kabar bahwa anaknya telah mengalami insiden kecelakaan.

Menanggapi hal tersebut, Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Ipda Muhammad Hazaquan mengimbau masyarakat untuk lebih cermat ketika menerima informasi dari orang yang tidak dikenal.

“Kasus seperti ini sering kali terjadi dengan beragam modus yang ada. Mulai dari memberitakan bahwa anak, atau pihak keluarga kita telah mengalami kecelakaan atau lainnya,” jelas Hazaquan, Selasa (9/4) siang.

Hazaquan berharap masyarakat tidak menelan secara mentah informasi awal yang diterima.

“Pastikan dulu. Misalnya segera hubungi pihak sekolah, atau pihak manapun tempat si anak biasa beraktifitas. Jika benar, segera datangi lokasi yang dimaksud. Namun jika tidak benar informasinya, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat,” jelasnya lagi.

Hazaquan juga menyebutkan bahwa kasus penyebaran berita hoax ini biasanya sangat marak terjadi via pesan atau telepon.

“Itu nomornya dapat ditandai. Bisa langsung dicek di beberapa komunitas yang ada di medsos, atau segera buat laporan ke pihak kepolisian. Nanti biar kami yang menindaklanjuti,” tegasnya lagi.

Sebelum menutup pembicaraan, Hazaquan kembali menegaskan kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan segala modus kejahatan.

“Ingat, Check, Cross Check, Double Check, dan Final Check. Penting untuk melakukan hal tersebut jika mendapat kabar yang diragukan kebenarannya,” tambahnya. (bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here