Speedboat yang di tabrak kapal DJBC khusus Kepri mengalami kerusakan. Foto : istimewa

Batamxinwen, Karimun – Humas Kanwil DJBC Khusus Kepri, Refly Silalahi, tak membantah terjadinya tabrakan antara speedboat yang diduga milik penyeludup dengan kapal patroli DJBC Khusus Kepri yang terjadi di Selat Singapore pada Minggu (1/12) kemarin.

Refly Silalahi menyebutkan bahwa Laka Laut tersebut terjadi saat Satgas Patroli Laut DJBC Khusus Kepri dan KPU BC Batam menerima informasi bahwa akan ada aktifitas penyeludupan di laut.

Saat menerima informasi itu tim patroli langsung menjaga perairan Nongsa dan juga perairan karang, Galang.

“Informasinya mereka mau menyeludupkan Barang Kena Cukai (BKC) dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), dengan modus ship to ship,” kata Refly, Senin (2/12) sore.

Lanjutnya, sebelum kejadian, tepatnya pukul 19.30 WIB dilokasi terdapat 4 speed boat yang melewati perairan Selat Singapura. Setelah pukul 20.10 WIB terdapat 2 speedboat mengikuti kapal milik Bea Cukai. Lalu, dari arah depan terdapat 2 speedboat yang dengan sengaja menikung speed boat milik Bea cukai.

Setelah dapat menghindari tikungan speedboat itu, ternyata datang lagi satu buah speedboat dari arah belakang menutup haluan speed boat milik Bea Cukai dan melakukan manuver.

“Manuver itu mengakibatkan body contact yang tidak dapat dielakkan. Tidak lama berselang HSC pertama tadi melakukan manuver yang sangat-sangat membahayakan dengan berusaha menabrakkan diri ke speed BC,” jelas Refly.

Kemudian, kapal patrloli BC mendekati HSC untuk melakukan pemeriksaan. Namun mendapat perlawanan menggunakan senjata tajam dari ABK kapal penyelundup.

“Karena mengingat keselamatan, akhirnya petugas bergegas meninggalkan lokasi itu. Jadi di lokasi lain petugas juga diserang oleh speedboat dengan 6 mesin Mercury,” tambahnya lagi.

Refly menyebutkan bahwa salah seorang petugas juga mengalami cidera luka robek di area mulut dan gigi juga mengalami patah.

Terkait pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan bahwa kapal patroli DJBC 30005 yang menabrak kapal penyeludup Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Agus Yulianto, melalui humasnya Refly Silalahi menjelaskan, keberadaan kapal patroli 30005 di perairan Selat Singapura itu untuk melakukan evakuasi.

“Saat ini Satgas Patla BC 30005 dan BC 1001 sdg berada dilokasi, kami sedang melakukan kegiatan SAR. Dimohon doanya rekan-rekan jurnalis, terima kasih,” katanya. (Andra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here