Pihak Kepolisian Sektor Sekupang dan Koramil saat mengamankan lubernya BBM di SPBU Tanjung Riau, Selasa (24/1/2023). Foto: BX

Batamxinwen, Batam – Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, membantah adanya kebocoran tanki di SPBU Tanjung Riau. Melubernya BBM hingga ke parit perumahan warga tersebut disebabkan oleh petugas yang kurang cermat memperhitungkan volume tanki BBM.

“Bukan bocor. Tidak ada kebocoran tanki. Pada pengisian bongkar BBM ke tangki SPBU kurang cermat memperhitungkan ullage tangki SPBU sehingga produk Pertalite meluber saat bongkar BBM ke tangki SPBU. Kegiatan bongkar BBM segera dihentikan ketika terjadi luberan produk BBM tersebut,” kata August Satria melalui pesan Whatsapp, Rabu (25/1/2023).

Sementara, Kapolsek Sekupang, Kompol ZA Christoper Tamba, mengatakan, melubernya minyak dari tanki SPBU tersebut diduga disebabkan karena adanya kelalaian operator SPBU saat melakukan pengisian BBM ke tanki.

“Tangki nomor satu yang seharusnya diisi malah oleh petugas itu diisi ke tangki nomor dua yang masih ada minyaknya. Akibatnya minyak meluber dan berdampak ke warga yang berjarak hanya tiga meter dari SPBU yang posisinya lebih tinggi dari rumah warga,” katanya, Rabu pagi.

Produk BBM yang meluber merembes ke rumah warga melalui parit dan gorong-gorong pada Selasa (24/1/2023) sekitar pukul 15.00 WIB. Pasca melubernya BBM tersebut, Kompol Christoper mengimbau warga di sekitar luberan BBM untuk tidak melakukan aktivitas seperti memasak dan merokok untuk mencegah terjadinya kebakaran. Imbalan itu juga disampaikan kepada perangkat RT/RW. (*)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini