BatamXinwen, Batam – Institut Teknologi Batam (ITEBA) melaksanakan Sidang Senat Terbuka dan Penerimaan Mahasiswa Baru ITEBA 2018/2019, di Kampus Insitut Teknologi Batam (ITEBA) Jl Gajah Mada, Komplek Vitka City, Sekupang, Batam, Rabu (3/10).

Institut Teknologi Batam (ITEBA) akan segera mewujudkan Kampus Yang Berkompeten di Bidang Teknologi, Sains dan Seni.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, mengatakan, Institut Teknologi Batam (ITEBA) dan Yayasan Vitka dalam mendukung Pembangunan Nasional berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan teknologi, sains, dan seni.

“Khususnya dalam meningkatkan minat generasi muda di Batam, dan wilayah lainnya di Kepulauan Riau untuk turut serta mendukung kemajuan industri modern berbasis teknologi informasi, yang berwawasan masa depan yang berlandaskan kearifan seni budaya nasional dan dukungan sains yang kokoh,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Batam (ITEBA) Dr. Ing. Moch. Sukrisno Mardiyanto, DEA., Dipl. Ing. Mengatakan, kemajuan teknologi merupakan sesuatu hal yang mutlak harus dihadapi, diserap dan diterapkan secara konstruktif dengan demikian dibutuhkan bekal untuk menerapkan dan memanfaatkan secara optimal.

“Kehadiran ITEBA merupakan tuntutan masyarakat Batam, Kepulauan Riau, untuk memiliki peguruan tinggi yang dapat dijadikan acuan guna melahirkan generasi muda yang unggul dan dapat memberikan kontribusi secara nyata kepada daerahnya,” katanya, Kamis (4/10).

Menurut Rektor ITEBA itu, kebutuhan industri akan tenaga kerja yang handal merupakan hal yang mutlak untuk segera dipenuhi.

Sedangkan ketersediaan tenaga kerja yang memiliki latar belakang teknologi, sain dan seni di Batam masih sangat terbatas, dan belum memenuhi kebutuhan industri.

“Tidak sedikit kalangan muda di Batam, dan Kepulauan Riau harus pergi ke daerah lain yang terbilang cukup jauh untuk menuntut ilmu tentu saja dengan biaya besar. Tentu dengan misi untuk menjadikan institusi pendidikan tinggi yang terkemuka bukanlah hanya mimpi,” ujarnya.

Namun, selain itu, Ia mengatakan, ITEBA hadir di Batam sebagai salah satu jawaban bahwa dari Batam bisa berkiprah di tingkat nasional dan bertekad untuk mencapai standar kualitas pendidikan tinggi di tingkat internasional.

“Ciri unggulan lain dari kampus ITEBA adalah pembangunan berlandaskan konsep green campus (kampus hijau) dengan keserasian alam lingkungan kampus agar menimbulkan rasa kecintaan alam dan kenyamanan berada di kampus bagi mahasiswa ITEBA,” terangnya.

Disamping itu, Ketua yayasan ITEBA, Asman Abnur, menuturkan, Ini merupakan terobosan baru yang juga merupakan pertama kali dilakukan oleh perguruan tinggi swasta di Kepulauan Riau (Kepri).

“Sedangkan program studi unggulan dari Institut Teknologi Batam adalah Desain Komunikasi Visual (DKV) yang menjadi primadona,” ucapnya.

Selain itu program studi lainnya yaitu program studi teknik industri, manajemen rekayasa, sistem Informatika, Teknik Komputer, dan program Matematika terapan menjadi peminatan yang ditawarkan di ITEBA.

“Tidak itu saja, kerjasama untuk menyalurkan tenaga kerja siap pakai juga sudah dijajaki oleh ITEBA yaitu menjalin kerjasama dengan sejumlah kawasan industri di Batam baik industri ringan maupun berat,” terangnya.

Selain itu, Ia menjelaskan, pihak ITEbA juga bekerjasama dengan Nongsa Digital Park (NDP) termasuk di dalamnya Infinite Studio yang sudah go internasional. Sebab perusahaan tersebut sudah mengeluarkan produk berupa film animasi yang dikenal di dunia internasional.

“Kerjasama untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan ITEBA. Pihak ITEBA telah bekerjasama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) guna pengembangan penelitian,” tandasnya.(pca)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here