Masyarakat peserta BPJS Kesehatan mengantre untuk membayar premi di BPJS Kesehatan cabang Batam. Foto : Bintang/ BX

Batamxinwen, Batam – Pemerintah secara resmi menaikkan iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan sebesar 100 persen pada tahun 2020 mendatang.

Kenaikan ini, resmi diberlakukan setelah Presiden Joko Widodo meneken Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, pada (24/10) lalu.

Terkait ini, Kepala Bidang Kepersertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Batam, Meucensia Septrina mengungkapkan, kebijakan tersebut memang memicu sebagian masyarakat menurunkan kelas kepesertaannya.

“Rata-rata data yang kami terima sebagian masyarakat yang semula di kelas I dan II, setelah kebijakan ini mengajukan penurunan ke kelas III,” sebut Meucensia saat konfernsi pers di kantor BPJS Kesehatan Batamcenter, Kamis (12/12)

Dia katakan, total keseluruhan untuk di Batam sendiri penurunan kepersertaan itu persentasennya baru 0,1 persen. Faktor utama masyarakat menurunkan iuran kelas kepesertaan yaitu untuk menyesuaikan kemampuan keuangannya.

Data pemindahan kelas untuk peserta mandiri itu kata dia, mulai terhitung sejak November hingga Desember 2019 ini. “Penyesuaian kelas tidak serta merta karena kenaikan BPJS, tetapi kembali lagi kepada peserta mau memilih kelas yang mana,” jelasnya.

Meskipun begitu, pihaknya memastikan tidak ada perubahan dalam pelayanan yang diterima peserta BPJS, perbedaannya hanya pada ruang rawat inap untuk peserta saja. Sementara untuk obat dan perawatannya tetap sama.

Selain itu, dia juga menghimbau kepada masyarakat yang hendak mengubah kelas pelayanan diharapkan melengkapi persyaratan. Berupa identitas, dan yang paling penting itu harus terdaftar sebagai peserta selama satu tahun, agar tidak kesulitan mengurus proses administrasi.

Adapun besaran nilai kenaikan iuran BPJS Kesehatan dari tahun 2018 ke 2019 yaitu, pada kelas III dari Rp25.500, berubah menjadi Rp42.000, kelas II dari Rp51.000, naik menjadi Rp110.000, dan pada kelas I yang awalnya Rp80.000, berubah menjadi Rp160.000.

Dan untuk jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Batam sendiri saat ini mencapai 1.015.034 peserta. Dari jumlah tersebut, diantaranya terdiri dari 35.394 PNS, TNI dan Polri 11.373 orang, Pejabat Negara 362 orang, dan 483.605 peserta dari pegawai swasta. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here