Dirnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Mudji Supriadi didampingi Kabid Humas AKBP Harry Goldenhartd menunjukan barang bukti sabu 19 kilogram dari dua tersangka yang diamankan di perairan Bintan. Foto : Rega/BX

Batamxinwen, Batam – Jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri meringkus dua warga Kota Tanjungpinang, di kawasan pesisir Desa Mantang Lama, Kabupaten Bintan, atas kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 19 kilogram, Senin (23/12/2019) lalu.

Kedua warga Kota Tanjungpinang yang diketahui berdomisili di Jalan Kijang Lama, Kecamatan Tanjungpinang Timur itu berinisial A (36) dan FS (23).

Dalam ekspose yang digelar di Pendopo Polda Kepri, Senin (30/12/2019), kedua tersangka nekat menjadi kurir sabu karena tergiur upah besar yang dijanjikan warga Malaysia.

“Di upah Rp 150 juta, perjanjiannya barang harus sampai di Riau baru dibayarkan,” ujar FS menjawab pertanyaan Dirnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Mudji Supriadi.

Sementara itu, Dirnarkoba Polda Kepri menuturkan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan jajarannya setelah mendapat informasi dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

“Penyelidikan dilakukan kurang lebih dua bulan. Sabu itu ditemukan dalam jerigen warna biru dalam kemasan teh china diatas Speedboat bermesin 85 PK,” terang Mudji.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Mereka terancam hukuman mati atas perbuatannya itu,” pungkasnya. (Rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here