BatamXinwen, Karimun – Pedagang dadakan penjaja bendera merah putih menjelang hari besar nasional hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 di Kabupaten Karimun, mulai menjamur, beberapa tempat-tempat keramaian tak luput dari tampat sementara penjual bendera tersebut.

“Ini kerjaan tambahan, kan lumayan buat tambah-tambah keperluan sehari-hari,” kata Riski di Tanjungbalai Karimun, Jumat (3/8).

Aneka ragam jenis bendera merah putih ini pun kata Riski dijual dengan harga yang bervariatif, mulai dari Rp.10.000,- hingga Rp.250.000,- untuk satu helainya sesuai dengan kebutuhan pelanggan terhadap bendera yang bervariasi bentuk dan ukuran tersebut.

BX/Nur. Pedagang dadakan penjaja bendera merah putih menjelang hari besar nasional hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 di Kabupaten Karimun.

“Yang paling banyak orang beli bendera untuk kendaraan ukuran kecil, biasanya mereka pasang pada mobil dan motor,” katanya.

Bendera dengan ukuran 4 meter pun katanya lagi menjadi rebutan para petugas perkantoran untuk memperindah kantornya pada hari kemerdekaan tersebut, selain para petugas maupun pegawai, masayarakat sipil pun turut memburu bendera merah putih.

“Banyak juga yang beli, untuk rumah mereka. Kalau bendera rumahan ukuran 60X90 harganya 25 ribu,” katanya.

Pedagang dadakan bendera ini pun dapat dengan mudah di temui di sepanjang jalan A.Yani Kolong Kelurahan Sungai Lakam Barat, Jalan A.Yani Baran, Meral, Tanjung Balai, hingga Kecamatan Tebing yang menjual hampir seluruh jenis bendera merah putih muali dari umbul-umbul hingga benner.

Keuntungannya sendiri katanya lagi mampu memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, dimana dalam sehari mereka mampu meraup keuntungan Rp.100 hingga 200.000,-. Namun keuntungan ini akan meningkat hingga dua kali lipat menjelang perayaan hari kemerdekaan republik Indonesia nanti.

“Kalau tahun kemarin bisa sampai 2 juta dalam sehari Bang. Biasanya tanggal 11 keatas baru banyak yang beli,” katanya.

Di tempat yang berbeda, Rahma salah satu warga Sungai Lakam mengatakan bendera merah putih ini menjadi kewajiban tersendiri bagi tiap-tiap rumah saat menjelang hari kemerdekaan 17 Agustus 2017, dimana memasuki bulan bersejarah di Republik Indonesia ini seluruh bangunan baik rumah, perkantoran dan tempat-tempat usaha memasang bendera merah putih sebagai bentuk nasionalisme.

“Bendera ini wajib bagi saya, tiap tahun dipasang di depan rumah,” kata Rahma.

Menurutnya perayaan hari kemerdekaan Republik Indoenesia di Kabupaten Karimun, ini tidak jauh berbeda dengan perayaan di daerah-daerah lainnya dimana pada perayaan tersebut, biasanya hampir di seluruh daerah merayakannya dengan berbagai macam permainan kerakyatan. (Nursali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here