Ketua KPU Herrigen Agusti. Foto: BX

Batamxinwen, Batam – Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Batam 2020 menurun. Hasil rapat pleno rekapitulasi terbuka pada, Kamis, 15 Oktober 2020, KPU Kota Batam menetapkan DPT sebanyak 587.527. Jumlah tersebut menurun jika dibandingkan dengan jumlah Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang ditetapkan Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil per Deesember 2019 lalu, yaitu 779.854 pemilih. Artinya, ada selisih 192.327 pemilih.

Ketua KPU Kota Batam, Herrigen Agusti, mengatakan, menurunnya jumlah DPT Kota Batam dipicu oleh berbagai hal. Salah satunya adalah mobilitas masyarakat Batam yang tinggi. “Banyak masyarakat yang pindah domisili tapi tidak dibarengi dengan perpindahan administrasi atau surat pindah dari Disdukcapil,” ucap Herrigen pada Batamxinwen,com, Sabtu, 17 Oktober 2020.

Menurut Herrigen, berdasarkan data Disdukcapil Kota Batam, dalam periode Januari hingga Juli 2020, ada sekitar 50 ribu masyarakat yang keluar dari Kota Batam. Belum termasuk mereka yang pindah dari Kota Batam namun tidak melaporkan ke Disdukcapil Kota Batam juga cukup tinggi. Banyaknya usia produktif atau mereka yang bekerja di perusahaan-perusahaan pindah alamat atau kos juga menyebabkan tidak terdata di DPT. “Soalnya pada saat petugas mendatangi alamat sesuai data Ditjen Dukcapil, mereka sudah tidak ada lagi di alamat tersebut. Ini juga menjadi salah satu penyebab tingginya angka yang tidak masuk dalam DPT,” ujarnya.

Saat Ini KPU masih menunggu regulasi dari pusat terkait tahapan selanjutnya setelah penetapan DPT, apakah nanti akan ada peluang tanggapan dari masyarakat. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here