Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, M.H didampingi oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, Wadirresnarkoba Polda Kepri AKBP Sades Oloan Maruli Pardede S.IK saat menyampaikan hasil Operasi Antik Seligi 2019 di Pendopo Mapolda Kepri, Rabu (11/9). Foto: BX/zel

Batamxinwen, Batam – Selama pelaksanaan Operasi Antik Seligi 2019 yang dimulai dari tanggal 21 Agustus – 9 September 2019, Polda Kepri dan jajaran telah berhasil mengungkap 50 kasus tindak pidana narkoba dengan 80 orang tersangka.

Menurut Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. H. Yan Fitri Halimansyah, M.H didampingi oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, Wadirresnarkoba Polda Kepri AKBP Sades Oloan Maruli Pardede S.IK umlah kasus dan tersangka yang berhasil diamankan jajarannya pada Operasi Antik Seligi 2019 ini mengalami peningkatan dari Operasi Antik Seligi 2017 lalu.

Dijelaskan Brigjen Yan Fitri, pada Operasi Antik Seligi 2017, tindak pidana narkoba berjumlah 30 kasus dengan 43 tersangka. Pada Operasi Antik Seligi 2019, jumlah kasus tindak pidana narkoba meningkat hingga 50 kasus dengan 80 tersangka.

Pada Operasi Antik Seligi 2019, jumlah kasus tindak pidana narkoba meningkat hingga 50 kasus dengan 80 tersangka. Foto: BX/zel

“Dibandingkan tahun 2017, jumlah kasus narkoba pada tahun 2109 naik sebanyak 20 kasus atau meningkat hingga 66,67%. Sedangkan untuk tersangka pada tahun 2107 berjumlah 43 orang. Pada tahun 2019 jumlah tersangka yang diamankan naik hingga 80 orang atau mengalami kenaikan sebesar 86,05%,” kata Wakapolda Kepri ini saat memimpin konfrensi pers menyampaikan hasil Operasi Antik Seligi 2019 di Pendopo Mapolda Kepri, Rabu (11/9).

Dari 50 kasus tersebut, 8 kasus berhasil diungkap oleh Polda kepri dengan 14 orang tersangka, 15 kasus oleh Polresta barelang dengan 23 tersangka laki-laki dan 1 tersangka perempuan, 6 kasus oleh Polres tanjungpinang dengan 12 tersangka, 7 kasus oleh Polres Karimun dengan 10 tersangka, 3 kasus oleh Polres Bintan dengan 5 tersangka, 5 kasus oleh Polres Lingga dengan 5 tersangka,1 kasus oleh Polres Natuna dan 5 kasus oleh Polres Anambas dengan 8 tersangka.

Sedangkan barang bukti narkoba yang berhasil diamankan yaitu 233,81 gram ganja kering,70 batang bibit pohon ganja, 71,45 gram bibit biji ganja, 151.080.76 gram sabu, 889 ¾ butir ekstasi dan 0.93 gram serbuk ekstasi.

Meningkatnya jumlah kasus tindak pidana narkoba tahun ini, Brigjen Yan Fitiri mengajak semua elemen masyarakat untuk ikut memerangi peredaran narkoba.

Ia juga mengingatkan bahwa wilayah hukum Polda Kepri merupakan wilayah perairan yang luas dan berbatasan langsung dengan negara lain hingga menjadikan Kepri rentan dengan peredaran Narkotika.

“Ke depan diharapkan agar semua masyarakat dapat menjadi mata dan telinga bagi kepolisian untuk dapat memberikan informasi berbagai bentuk kejahatan Narkotika dan jadikan Narkoba sebagai musuh bersama,” ujar Jendral bintang satu ini. (zel/bin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here