BX/Foto ham, Kepala Kejaksaan Negeri Batam,Dedi Tri Haryadi.

BatamXinwen,Tanjungpinang – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam Dedie Tri Haryadi akan memprioritaskan sejumlah kasus perkara pidana yang menjadi atensi, salah satunya adalah penyelundupan narkoba jenis sabu dengan berat 1,37 dan 1,6 ton yang kini tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Batam.

“Nanti kita pelajari. Saya juga baru dilantik. Untuk atensi, Insya Allah saya akan bekerja sesuai dengan amanah,” kata Dedie kepada Wartawan, Rabu (10/10) usai pelantikan di Aula Baharuddin Lopa.

Ia mengatakan akan mempelajari sejumlah perkara kedepannya seperti apa, dan akan mengkaji serta melihat sejumlah permasalahan yang ada dalam penanganan kasus di Kejaksaan Negeri Batam, mana yang harus didahulukan terlebih dahulu.

“Tentu saja kita mau kota Batam menjadi kota yang kondusif karena Batam adalah kota Internasional,” ujarnya.

Sementara itu, mantan Kajari Batam Roch Adi Wibowo mengatakan, selama menjabat 1 tahun 6 bulan di Batam, ia mengaku perkara narkotika sangat berbahaya dan menghawatirkan serta sudah menjadi extraordinari crime.

“Ini yang harus kita lawan,” ujarnya.

Khususnya dalam perkara penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1,37 dan 1,6 ton yang disidangkan di Pengadilan Negeri Batam, ia mengaku pihaknya terus mengawal kasus tersebut hingga selesai.

“Kasusnya tentu saja berjalan terus. Dua pekan kedepan sidang perkara tersebut sudah masuk tuntutan pidana,” ucap Adi.(ham)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here