Foto : Internet

BatamXinwen, China – Anthony Sinisuka Ginting meraih gelar juara China Open 2018 seusai menang atas Kento Momota di Olimpic Sport Centre Xincheng Gymnasium, Minggu (23/09).

Prestasi apik dicatat Anthony Sinisuka Ginting di China Open 2018. Dia menjadi juara seusai menyisihkan empat juara dunia bulu tangkis.

Anthony Ginting menang dua gim langsung atas pebulu tangkis Jepang itu, 23-21, 21-19, dalam tempo 63 menit. Inilah gelar tunggal putra pertama bagi Indonesia di China Open sejak Alan Budikusuma meraihnya pada 1994.

Catatan apik juga dibuat Anthony Ginting. Dia melangkah ke partai final dan menjadi juara dengan menyisihkan sejumlah juara dunia dan lawan dengan peringkat di atasnya.

Pengecualian terjadi di semifinal. Chou Tien-chen belum pernah merasakan titel juara dunia.

Berdasarkan data BWF per 20 September 2018, Anthony Ginting berada di peringkat ke-13. Kemenangan di China Open bisa mengerek posisinya ke 10 besar.

Berikut perjalanan Anthony Sinisuka Ginting di China Open 2018 menuju tangga juara:

Babak pertama
Lawan: Lin Dan (China)
Peringkat: 12
Juara dunia: 2006, 2007, 2009, 2011, 2013
Hasil: 22-24, 21-5, 21-19 (54 menit)

Babak kedua (16 besar)
Lawan: Viktor Axelsen (Denmark)
Peringkat: 1
Juara dunia: 2017
Hasil: 21-18, 21-17 (45 menit)

Perempat final
Lawan: Chen Long (China)
Peringkat: 6
Juara dunia: 2014, 2015
Hasil: 18-21, 22-20, 21-16 (85 menit)

Semifinal
Lawan: Chou Tien-chen (Taiwan)
Peringkat: 5
Juara dunia: –
Hasil: 12-21, 21-17, 21-15 (68 menit)

Final
Lawan: Kento Momota (Jepang)
Peringkat: 2
Juara dunia: 2018
Hasil: 23-21, 21-19 (63 menit).

Sumber : Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here