Batamxinwen, Batam – Terdakwa kasus tindak pidana pemilu, Hotman Hutapea di vonis lima bulan penjara dengan masa percobaan selama tujuh bulan di Pengadilan Negeri Batam.

Hal ini disampaikan Ketua Majelis Hakim, Jassael Manullang dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Batam dengan agenda replik, Rabu (27/3/2019) sore.

Jadsael mengatakan bahwa terdakwa merupakan pelaksana dan peserta pemilu DPRD Kepri nomor urut 1 Dapil 5 Kota Batam tahun 2019. Setelah menimbang seluruh dakwaan dan barang bukti serta saksi maka menjadi barang pembuktian.

Unsur pelaksana tindak pidana pemilu terpenuhi, dan semua unsur pasal 521 jo pasal 280 ayat 1 terpenuhi. Terkait pembelaan yang dilakukan oleh kuasa hukum terdakwa, semuanya ditolak.

Hal yang memberatkan, meresahkan masyarakat dan tidak mendukung program pemilihan umum. Kemudian hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan.

“Maka terdakwa divonis bersalah dengan pidana penjara 5 bulan dan 10 bulan masa percobaan tanpa menjalani kurungan penjara, denda Rp5 juta subsider 14 hari,” kata Hakim Jassael.

Setelah dibacakannya amar putusan tersebut, Jassael memberikan waktu selama tiga hari kepada JPU maupun pihak Terdakwa apabila mau melakukan upaya banding.

Sebelumnya, Terdakwa Hotman Hutapea dituntut oleh JPU selama enam bulan penjara dengan masa percobaan selama satu tahun, denda Rp10 juta dan subsider satu bulan kurungan penjara.

Terdakwa Hotman Hutapea yang merupakan calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau dengan Nomor Urut 1 Partai Demokrat dapil 5. Dirinya tersandung kasus tindak pidana pemilu karena diduga melakukan kegiatan kampanye terselubung di Gereja HKBP Munson Lyman, Dapur 12, Sei Langkai, Sagulung (16/1/2019).(Fathur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here