Kampung Narkoba Batam Kembali Digerebek

BATAMXINWEN.COM — Tim Gabungan anti narkoba BNNP Kepri, Polda Kepri dan TNI kembali menggerebek kampung narkoba alias kampung aceh Kelurahan Mukakuning, Kecamatan Sei beduk dan dalam operasi ini berhasil dimanakan 28 orang, 11 orang diantara merupakan wanita.Rabu(01/02/2017).

pantauan lapangan, Seperti biasa penggerebekan yang kesekian kali itu, petugas mengamankan puluhan orang pria dan wanita dewasa yang positif mengkonsumsi narkoba serta sejumlah barang bukti narkoba dan senjata tajam dari lokasi yang dijuluki kampung Narkoba di Batam itu.

Kegiatan operasi bersih narkoba yang digelar oleh BNNP Kepri itu dimulai dengan apel gelar pasukan di Spot Hall Stadion Tumbenggung Abdul Jamal, Mukakuning.

Dibawah komando Kabid Berantas dan Penindakan BNNP Kepri AKBP Bubung Pramiyadi, tim gabungan menggeledah satu persatu rumah-rumah liar yang ada di kampung Gotong Royong dalam kawasan Kampung Aceh tersebut. Hampir seluruh warga yang dijumpai di lokasi pemukiman liar tersebut diperiksa petugas dengan melakukan test urine.

Hasilnya ada 28 orang dewasa yang positif menggunakan narkoba. Bahkan beberapa orang pria juga terlihat masih sakau saat diamankan petugas. “Dari 28 orang itu terdapat 11 orang wanita. Mereka semua positif menggunakan narkoba. Sudah kami cek dan mereka akan dibawa ke BNNP untuk ditindak lanjuti,” Kata Bubung di lokasi penggerebekan.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas gabungan juga mendapat perlawanan dari dua orang pria yang sedang sakau berat saat diamankan. Dua pria tersebut tidak terima jika mereka ditangkap. Keduanya melawan dan mencoba kabur saat didekati petugas.

Barang bukti narkoba jenis sabu yang ada di dalam saku celana mereka sempat dibuang. “Apa yang kamu buang itu. Cepat ambil. Itu sabu ya?. Habis makai ya kalian?,” ujar seorang anggota Polisi yang mengejar dan mengamankan dua pria tersebut.

Meskipun sempat diwarnai aksi perlawanan, namun operasi pemberantasa peredaran narkoba itu berjalan lancar hingga selesai. Dari 28 warga yang diamankan itu, kata Bubung, dua orang diantaranya dikenali sebagai orang yang sama diamankan oleh BNNP dan Polisi pada penggerebekan sebelumnya.

“Dua atau tiga orang tadi ada yang sudah didata sebelumnya. Operasi sebelumnya mereka sudah ditahan dan direhab, tapi saat ini tertangkap lagi. Itu yang akan jadi fokus penyelidikan kami nanti,” ujarnya.

Mereka yang diamankan itu juga belum dipastikan apakah warga yang berdiam di kampung Aceh atau bukan sebab saat diiamankan banyak yang tidak memiliki KTP. Dan bahkan beberapa orang diantaranya mengaku hanya sebagai tamu.

“Nanti akan kami data lebih lanjut lagi. Guna memudahkan pengawasan lokasi ini nantinya,” pungkasnya.(red/di).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here