Kapolda Kepri Hadiri FGD Akselerasi Pendidikan Menuju Indonesia Maju 2045 Oleh Lemhanas RI

Kapolda Kepri, Irjen Pol Dr. Aris Budiman memberikan cinderamata kepada Deputi Pengkajian Strategik Lemhanas RI, Prof. Dr. Reni Hayeni.

Batamxinwen, Batam – Kapolda Kepri Hadiri Focus Grup Discusion (FGD) bertema Akselerasi Pendidikan Menuju Indonesia Maju 2045 yang dilaksanakan oleh Lemhanas RI, di Ferdinand Ballroom, Pacific Hotel – Batam pada hari Rabu (22/06/2022).

Dalam kegiatan FGD ini pun telah dilaksanakan pertukaran Plakat antara Polda Kepri dan Lemhanas RI. Kegiatan itu dihadiri oleh Prof. Dr. Reni Hayeni, M.P Deputi Pengkajian Strategik Lemhanas RI, Irjen Pol Djoko Rudi e, SIK, MSi Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Hukum dan HAM Lemhanas RI, Marsda TNI (purn) Baskoro Alrianto, MSc, Tenaga Profesional Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lemhanas RI, Rombongan Tim Kajian Lemhanas RI, PJU Polda Kepri serta Peserta FGD.

Dalam Sambutannya, Kapolda Kepri Irjen Pol Dr Aris Budiman,M.Si mengapresiasi atas terlaksananya focus group discusion (FGD) Oleh Tim Kajian Lemhanas RI Dengan tema akselerasi pendidikan menuju Indonesia maju 2045, seiring pertumbuhan usia bangsa,

Banyak tantangan yang akan dihadapi Bangsa Indonesia dan perlu adanya adaptasi dan Transformasi dalam menyiapkan manusia Indonesia dalam SDM Indonesia emas 2045 salah satunya dengan mempersiapkan pendidikan yang bermutu serta kita harus menanamkan nilai nilai moral pada saat pendidikan.

“Dimana kurikulum harus kita perbaiki demi bangsa kita mulai dari yang kecil,” ungkap Kapolda.

Selanjutnya, Prof. Dr. Reni Hayeni, M.P Deputi Pengkajian Strategik Lemhanas RI menjelaskan bahwa Akselerasi Pendidikan Menuju Indonesia Maju 2045 merupakan judul kajian yang sangat penting bagi Indonesia karena hal ini sejalan dengan amanat Konstitusi Negara Republik Indonesia yang tertuang pada Alinea IV Pembukaan UUD 1945 yang diantaranya menyatakan bahwa Pemerintah Negara Republik Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Negara telah menempatkan komitmennya untuk pembangunan SDM melalui pendidikan sejak lama. Hal ini dapat dilihat melalui amandemen keempat UUD NKRI Tahun 1945 dimana Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional,” terang Prof. Dr. Reni Hayeni, M.P Deputi Pengkajian Strategik Lemhanas RI

Prof. Dr. Reni Hayeni, M.P  menambahkan bahwa FGD pertama telah dilaksanakan di Lemhannas RI pada 19 April 2022 yang lalu, dari FGD pertama didapat bahwa Pemerintah telah melakukan beberapa strategi akselerasi pendidikan menuju Indonesia maju melalui kebijakan Indonesia Belajar, dimana seluruh pemangku kepentingan pendidikan (termasuk siswa) menjadi agen perubahan serta memberikan pengaruh dan dukungan sepenuhnya.

Terakhir, pada Diskusi hari ini dari pagi sampai siang menjadi bagian rangkaian pendalaman dan pengayaan terhadap naskah kajian jangka panjang Direktorat Sosial Budaya dan Demografi Debidjianstra Lemhannas RI.

“Semuanya itu dimaksudkan untuk mendapatkan berbagai ide, gagasan dan solusi, tentang “Akselerasi Pendidikan Menuju Indonesia Maju 2045” yang kemudian intisari hasil kajian berupa rekomendasi kebijakan (policy recommendation) akan disampaikan kepada Presiden RI,” tutup – Prof. Dr. Reni Hayeni, M.P.  (Sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here