Ketua Kadin Provinsi Kepri, Achmad Makruf Maulana saat memberikan sambutan usai terpilih kembali untuk periode 2020 - 2025. Foto : Rega/BX

Batamxinwen, Batam – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian menyebutkan Akan menyatukan kawasan FTZ Batam, Bintan, Karimun (BBK) menjadi satu.

Hal itu disampaikan Ketua Kadin Kepri, Achmad Makruf Maulana, saat memberikan sambutan usai terpilih kembali memimpin Kadin Provinsi Kepri periode 2020 – 2025, di Hotel Radisson, Batam, Rabu (5/2/2020) kemarin.

“Kami dapat angin segar dari pak Menko, bahwa Batam, Karimun, Bintan, akan jadi satu kawasan Free Trade Zone (FTZ),” ujar Achmad.

Menurut Achmad, jika kebijakan itu benar. Kadin akan mengirimkan surat ke pemerintah pusat untuk mendukung segera. Hal itu guna ada percepatan pertumbuhan ekonomi, yang saat ini dinilai masih minim.

“Kala itu pak Jokowi pernah kampanyenya Jembatan Bintan Batam akan direalisasikan, kami juga mendesak itu ke Menko. Guna percepatan pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Menyikapi pernyataan itu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Kepulauan Riau, Richard Pasaribu yang hadir dalam pelantikan pengurus Kadin, mengatakan bahwa mendukung penuh Batam-Bintan, Karimun menjadi satu.

“Kita akan awasi jika ada pemekaran dan dari segi undang-undang. Serta kita juga akan minta kepada pusat agar segera realisasi Jembatan Bintan Batam,” tutupnya. (rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here