merryriana.com

Batamxinwen, Orang-orang keturunan Tionghoa sering dikenal perhitungan, bahkan pelit. Sebenarnya, penilaian itu salah. Pelit atau tidaknya seseorang itu bergantung pada kepribadian. Ada banyak hal yang harus kamu pahami di balik anggapan bahwa orang-orang keturunan Tionghoa itu dicap sebagai orang yang perhitungan.

1. Orang Tionghoa tidak perhitungan, tapi mereka menghargai usaha diri sendiri maupun orang lain.

heavy.com

Orang-orang Tionghoa bukannya pelit, tapi mereka menghargai segala usaha yang telah dilakoni, baik usaha yang dilakukan sendiri maupun orang lain. Misalnya saat berdagang. Mereka akan sangat menghargai jerih payah sendiri. Itulah sebabnya mengapa serupiah pun sangat berharga buat mereka.

2. Orang Tionghoa terbiasa bekerja keras. Hal ini telah diajarkan oleh orang tua mereka sejak kecil.

Flickr.com

Orang-orang Tionghoa berusaha berjuang sejak mereka masih kecil. Kedua orang tua mengajarinya cara menghadapi hidup sejak mereka masih kanak-kanak. Buat mereka, hidup adalah sebuah perjalanan yang panjang dan perlu bekerja keras untuk bertahan.

3. Orang Tionghoa sering terlihat sederhana. Buat mereka hidup tak cukup hanya untuk berfoya-foya.

japantimes.co.jp

Itulah sebabnya mereka tak suka berfoya-foya dan memilih tampil sederhana. Mereka paham betul tentang esensi sebuah kehidupan. Mereka tahu bagaimana sulitnya berjuang memperoleh hidup yang layak. Buat orang Tionghoa, kesenangan tak serta merta hanya dengan menghambur-hamburkan uang.

4. Orang Tionghoa jago banget menabung dan mempersiapkan bekal untuk masa depan.

hdimagelib.com

Sepeser pun uang yang mereka punya, pasti dihemat dan pilih untuk ditabung. Buat apa? Tentu buat bekal masa depan. Mereka punya perencanaan yang jelas ke depan. Yang jelas tak sembarangan menghambur-hamburkan uang. Lebih baik ditabung untuk kehidupan yang lebih baik.

5. Orang Tionghoa harus mandiri. Mereka malu kalau hidup bergantung terus sama orangtua.

fineartamerica.com

Gengsi dong kalau hidup terus-terusan minta jajan dan makan sama orangtua. Karena itu, mereka merasa harus siap hidup mandiri dan punya penghasilan sendiri sebelum hidup berkeluarga atau pisah dari orangtua. Mereka malu kalau harus lama-lama ‘menyusu’ dengan orangtua.

6. Soal manajemen keuangan, jangan ditanya. Orang Tionghoa-lah jagoannya.

heavy.com

Perihal mengatur keuangan? Jangan ditanya. Merekalah jagonya. Mereka bisa dengan rapi mengatur manajemen keuangan. Untuk itu, mereka tahu berapa uang yang harus dikeluarkan, sebanding atau tidak dengan pemasukan. Karena pandai mengatur keuangan, mereka jadi hati-hati dong mengeluarkan uang.

7. “Tuntutlah ilmu sampai di negeri Cina”. Terbukti orang Tionghoa pandai-pandai dan gak sembarangan mengeluarkan dana.

heavy.com

Jangan ditanya. Orang keturunan Tionghoa ini memang diakui pandai-pandai, bahkan dalam hal apa pun. Makanya ada pepatah tuntutlah ilmu sampai di negeri Cina. Mereka pun tidak bodoh dan sembarangan soal uang. Mereka pandai caranya memutar uang agar tak rugi.

8. Dan sesungguhnya pelit atau tidaknya seseorang itu tergantung karakter. Bukan berdasarkan keturunan atau budaya.

scmp.com

Banyak juga kok orang keturunan Tionghoa yang gak perhitungan. Di sisi lain, gak sedikit pula orang yang bukan keturunan Tionghoa, yang pelitnya gak ketulungan. Pada dasarnya, itu tergantung ke pribadi masing-masing orang.

Jadi, jangan melabeli orang hanya karena etnis dan kesukuannya, ya kawan!

Sumber: Idntimes.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here