Wakil Gubernur Provinsi Kepri Isdianto

Batamxinwen, Tanjungpinang – Semenjak bulan April 2019 tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Kepulauan Riau sudah diposisi terbanyak ke-2 di Indonesia, berada dibawah Provinsi Bali dan diatas DKI Jakarta. Dan hal ini diprediksi akan bertahan hingga akhir tahun ini.

Tercatat hingga Mei 2019 jumlah wisman yang datang ke Kepri mencapai 1.137.976 orang atau 17. 86 persen dari total jumlah wisman yang datang ke Indoneaia. Provinsi Bali sendiri masih tetap menjadi primadonanya wisman hingga saat ini dengan total kunjungan hingg Mei 209l19 mencapai 2.305.802 orang atau 36.19 persen. Sedangkan DKI Jakarta yang saat ini berada di urutan ke-3 hanya dikunjungi wisman selama 2019 ini sebanyak 946.509 orang atau 14. 86 persen. Sisanya turis masuk menyebar ke sejumlah Provinsi yang ada di Indonesia.

Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto mengatakan bahwa sektor pariwisata di Kepulauan Riau lah yang telah mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisman ke Kepulauan Riau, terutama Batam dan Bintan. Indahnya sejumlah destinasi wisata yang dimiliki Kepri, serta akses yang sangat mudah karena berada diposisi terdepan membuat Kepri menjadi primadona kedua wisman di tahun 2019.

“Ini merupakan bukti dari apa yang selalu saya katakan. Bahwa kita, Kepulauan Riau, memiliki destinasi wisata yang luar biasa dan sektor ini tidak pernah ada habisnya selama kita masih mau berinovasi dan berkreasi,” kata Plt. Gubernur, Rabu (31/7).

Bukan tidak mungkin, lanjut Plt. Gubernur, suatu saat nanti Kepri bisa mengungguli Bali juga. Hal ini mengingat Kepri memiliki semua sumber daya alam (SDA) yang memungkinkan untuk itu dan letak geografis yang diuntungkan.

“Selama kita kompak dan terus membangun komunikasi yang baik satu sama lain. Insya Allah kita bisa melakukannya secara bersama-sama. Apalagi hubungan kita dengan Singapura juga semakin baik. Kita punya SDA dan mereka punya koneksi, hal itulah yang perlu kita padukan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar mengatakan bahwa peringkat kedua yang dicapai Provinsi Kepri dan berada di bawah Bali ini dia pastikan akan bertahan hingga akhir tahun 2019 ini.

Kepulauan Riau sendiri efektif dinyatakan unggul dari DKI semenjak April 2019 dan bertahan sampai sekarang.

“Kita prediksi hal ini akan bertahan hingga akhir tahun. Awalnya kita memprediksi jika Kepulauan Riau ini baru bisa mengungguli DKI di tahun 2020. Ternyata kita bisa melakukannya lebih cepat,” kata Buralimar.

Menyangkut perkembangan dunia pariwisata, sehari sebelumnya, atau Selasa (30/7) Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto menerima kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura yang berada di Batam Mr. Mark Low didampingi stafnya Samuel Woon di kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang.

Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan kerjasama antara Singapura dan Kepri yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Mr. Mark Low sendiri tampak berdiskusi banyak dengan Plt. Gubernur Kepri menyangkut pengembangan wisata Kepri kedepan.

Bahkan pihak Singapura, seperti dijelaskan Mark Low dalam pertemuan tersebut akan turut serta memperkenalkan fly-ferry passenger. Yakni jasa untuk para turis asing yang akan berkunjung ke Batam, Bintan dan daerah lainnya di Kepri, bisa lewat Singapura dan passengers tidak perlu menurunkan bagasinya dari pesawat kecuali hand cary atau tas tangannya saja.

“Saya rasa fly-ferry passanger ini sangat mempermudah para wisatawan yang akan masuk ke Batam, Bintan dan daerah lain di Kepri. Ketika mereka sampai di Singapura, mereka tidak perlu ambil bagasi dan membawanya ke pelabuhan ferry. Cukup mereka bawa hand crry nya saja menuju ke pelabuhan. Bagasi sudah ada yang urus sampai mereka tiba di tujuan,” kata Mark Low. (Kepriprov)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here