Keroyok Korban Hingga Tewas, Lima Pelaku ini Dibekuk Polisi

Barangbukti pakaian korban AS , yang tewas karena dikeroyok

Batamxinwen, Batam  – Kepolisian Resta Barelang membekuk lima orang pelaku tindak penganiayaan terhadap korban berinisial AS. Sedangkan para pelaku berinisial, IS, N, S, MA, dan RU.

Kelimanya diduga menganiaya  korban berinisial AS, di depan Hotel Pasifik, Jodoh, Batuampar, Batam. Akibat dianiaya korban meninggal dunia pada Rabu (7/4/2021) sekitar pukul 23.55 WIB.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur melalui Kasatreskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan melalui siaran persnya, Jumat (9/4/2021).

Kata dia, penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu (31/3/2021) sekitar pukul 02.00 WIB di Foodcourt Pasific, Jodoh, Batuampar, Batam.

“Sebelumnya korban inisial, AS terlibat pertengkaran dengan seorang perempuan di seputaran Foodcourt Pasific Jodoh yang mana hal tersebut diketahui oleh pelapor berinisial, TJ atas pemberitahuan korban sebelum meninggal dunia,” ujarnya.

Lanjut kata dia, dari pertengkaran yang dimaksud, perempuan tersebut lantas melapor ke securiti Foodcourt Pasific.  Akhirnya korban  AS dipukuli pada bagian rahang kiri dan rahang kanan tengkorak bengkak, mata sebelah kiri bengkak dan menghitam oleh orang yang diduga sebagai securiti foodcourt Pasific.

“Setelah pemukulan tersebut korban melaporkan ke pelapor atas peristiwa yang telah terjadi dan oleh pelapor korban di bawa ke RS. Camatha Sahidya Panbil, Sei Beduk, Batam untuk melakukan pengobatan. Setelah dilakukan perawatan kemudian diberikan obat, korban beserta pelapor kembali pulang kerumah,” jelasnya.

Karena tidak ada kemajuan pascapengobatan, pelapor kembali membawa korban untuk berobat di RS. Camatha Sahidya, Panbil, Sei. Beduk, Batam pada Selasa (6/4/2021) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Setelah melakukan melakukan pengobatan dan sekira pukul 23.00 WIB korban sudah meninggal dunia sebagaimana Surat Keterangan Kematian RS. Camatha Sahidya Panbil tersebut,” jelasnya.

Setelah mendapatkan laporan tindak pidana penganiayaan tersebut, tim Opsnal Jatanras Polresta Barelang melakukan penyelidikan dan menemukan bukti bahwa benar telah terjadi tindak pidana tersebut.

“Pada hari Rabu tanggal (07/04/2021) pukul 15.00 WIB. Opsnal Jatanras Satreskrim Polresta Barelang mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di sekitaran ruko belakang Newton, dan sekira pukul 15.30 WIB, salah satu pelaku insial IS Berhasil diamankan,” bebernya.

Setelah itu, pihaknya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku lainnya berinisial, N dan S pada pukul 23.55 WIB dan dilakukan pengembangan kembali juga berhasil mengamankan pelaku berinisial, MA dan RU.

“Selanjutnya para pelaku dibawah ke Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan pihaknya untuk mengungkap kejadian tersebut adalah berupa rekaman CCTV, 1helai baju kaos warna hitam, 1 helai celana jeans warna biru dan 1 buah topi merek Gucci yang dikenakan oleh korban.

“Atas kejadian tersebut pelaku dikenakan pasal Pasal 170 tentang melakukan kekerasan secara bersama-sama dan Pasal 351 tentang tindak pidana penganiayaan,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Pemuda Batam Bersatu (PBB), Martua Susanto Manurung mengatakan, terkait dengan insiden ini yang mengakibatkan satu orang keluarga PBB yang meninggal pihaknya sepenuhnya menyerahkan penanganan kasus ini kepada Kepolisian untuk mengusut tuntas.

“Kita sudah menyerahkan ke pihak yang berwajib, dan kita akan tunggu dari pihak yang berwajib,” ujarnya kepada awak media ketika dikonfirmasi, Rabu (7/4/2021).

Untuk itu, pihaknya akan menunggu penyidikan dari Kepolisian Polresta Barelang untuk mengungkap kasus ini.”Kita menghormati proses hukum yang berlaku di negara kita,” pungkasnya. (shafix)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here