Eks pedagang Pasar induk Jodoh menggelar aksi demo di Kantor DPRD Kota Batam, Kamis (7/11). Foto: BX/zel

Batamxinwen, Batam – Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto meminta polemik relokasi eks pedagang Pasar Induk Jodoh, Batam, yang seolah tak ada habisnya agar cepat diselesaikan.

Hal itu dikatakannya, sebab 21 hari pasca penggusuran, masih saja ada pedagang yang menuntut akan kejelasan nasibnya.

“Kita meminta Pemerintah Kota Batam mempunyai solusi kongkrit menyelesaikan permasalahan ini,” ujar Nuryanto, Jum’at (22/11).

Menurut dia, dengan menyediakan tempat bagi para pedagang korban penggussuran, yang tidak dipungut biaya merupakan solusi bijak, yang dapat diambil Pemerintah saat ini.

Lanjutnya, bila ini terus dibiarkan, dia tidak ingin nantinya kedepan akan timbul permasalahan baru, seperti para pedagang yang sudah bingung mengambil langkah – langkah yang tidak sesuai aturan.

“Kita akan terus mendorong Pemko agar masalah ini selesai,” tambahnya.

Kata dia, sejauh ini memang ada beberapa penawaran yang diajukan Pemerintah. Namun, untuk hal seperti seharusnya di komunikasikan langsung secara baik kepada para pedagang. (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here