Gudang kayu di Dapur 12, Sagulung di segel KLHK. Foto : istimewa

Batamxinwen, Batam – Penyidik Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) menyegel Gudang Kayu Somel Dapur 12, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, pada Minggu (26/1) lalu.

Penyegelan gudang kayu somel itu dikarenakan adanya kayu olahan bulat yang datang dari pulau tanpa mengantongi dokumen.

“Kita dapat laporan dari masyarakat adanya gudang tersebut melakukan melakukan pegolahan kayu bulat (hutan) yang didatangkan dari pulau yang diduga belum ada dokumen,” kata Ramlan, Komandan Pos Gakkum Kepri sekaligus Penyidik Gakkum KLHK untuk Kepri, Senin (27/1).

Dia mengatakan, dalam penyegelan gudang kayu somel tersebut tidak ditemukan pemilik yang ada hanya penjaga, yang didapatkan kayu telah siap diolah yang siap akan dijual.

“Saat kami ke lokasi, yang kami jumpai di lapangan hanya penjaga gudang,” kata Ramlan.

Kini, kata Ramlan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan asal muasal kayu dan juga pemiliknya. Dari, penyegelan ada 15 ton kayu yang sudah jadi bulat.

Terpisah, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit II Batam Lamhot Sinaga membenarkan adanya penyegelan gudang kayu somel di Dapur 12.

“Benar, yang menyegel dari Kementerian Lingkungan Hidup (pusat), hanya saja belum ada berita acara resmi yang diterima ke kita sehingga untuk kronologi belum diketahui, ” kata Sinaga saat dikonfirmasi.

Pantauan di lapangan, gudang somel kayu dengan cat warna tanpa plang nama itu terlihat tertutup pintu depan digembok, tidak ada aktifitas pasca penyegelan.

“Ya bang benar ada penyegelan dari Gakkum KLHK) kemarin, sekarang tidak ada aktifitas. Sedangkan gudang tersebut baru beroperasi beberapa bulan,” kata Anwar yang merupakan perkerja di gudang palet kayu tak jauh dari lokasi. (BX)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here