Konsentrat Sanitizer Bantuan Singapura Tiba di Batam

Batamxinwen, Batam – Cairan konsentrat hand sanitiser dari Pemerintah Singapura bersama Temasek Foundation untuk Kota Batam tiba di Pelabuhan Batuampar, Kamis (9/4) pagi. Bantuan ini diangkut dari Singapura dengan menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Semarang-594.

Dilansir dari Media Center Batam, terdapat 16 jenis barang yang diangkut dalam 145 palet. Di antaranya drum, botol plastik, troli, hand pump, dan cairan sanitasi. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan atas upaya Batam mempercepat penanganan corona virus disease (Covid-19).

Komandan Gugus Keamanan Laut Komando Armada I, Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan mengatakan secara geografis Batam menjadi garis depan yang berhadapan langsung dengan negara luar. Maka keberadaan Batam bisa memberikan kontribusi besar kepada negara dalam aspek apapun.

“Ini salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Batam. Kemitraan yang digagas Wali Kota membuahkan hasil. Sehingga pemerintah Singapura, tetangga kita, memberikan bantuan yang luar biasa,” tutur Yayan.

Ia mengatakan uluran tangan dari saudara di negeri seberang ini sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas Batam. Agar Batam tetap aman, tertib, dan masyarakatnya sehat.

“Karena Batam ini adalah pintu gerbang antara kedua negara (Indonesia-Singapura),” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Yayan juga mengucapkan terima kasih kepada prajurit TNI di KRI Semarang-594 yang sudah membantu dalam proses pemuatan barang.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi juga menyampaikan hal senada. Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI yang sudah membawa konsentrat hand saniteser bantuan dari Singapura ke Batam.

Konsentrat Hand sanitiser (tanpa alkohol) yang dibawa sebanyak 2.100 liter. Dan nantinya dapat diencerkan menjadi 210.000 liter hand sanitiser.

Ini akan saya bagikan untuk masyarakat Kota Batam yang disalurkan Pemko Batam Bersama TNI/Polri.

Pada kesempatan tersebut Rudi, menghimbau kepada masyarakat wajib memakai masker baik di tempat kerja maupun luar rumah dan tetap menjalankan pola hidup sehat dengan mencuci tangan setelah melakukan kegiatan yang dilakukan di luar rumah, sesuai rekomendasi WHO.

Pemerintah daerah saat ini sedang menyiapkan paket bahan pangan pokok (sembako) untuk masyarakat miskin dan yang terdampak akibat kejadian Covid-19 ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here