Ratusan pelayat memadati kediaman oragn tua dari Fitri di Saguba, foto : rega/BX

BatamXinwen, Batam – Tragedi yang terjadi di Anyer Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang (Pantai Barat Banten), pada Sabtu (22/12). Merenggut ratusan jiwa bahkan satu diantaranya warga Batam.

“Ya, adek saya korban bernama Arfiyan Safitri (26), jadi korban naas peristiwa alam tersebut,” kata Junaidi yang merupakan sepupu korban, Senin (24/12).

Dikatakan Junaidi, saat kejadian itu, Fitri sedang liburan ke pantai Anyer bersama dengan suaminya Catra Mahotama (28), dalam kejadian alam itu nyawa Fitri tak selamat.

“Untuk jenazah langsung di bawa ke Batam dan rencana akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang,” katanya.

Ia menambahkan, awalnya Ibu Fitri  mendapatkan telepon bahwa Fitri terjebak dalam bangunan pada Minggu (23/12), tetapi belum tahu pasti keadaannya apakah masih hidup apa tidak saat itu.

“Mendengar kabar demikian pihaknya langsung ke Jakarta, setelah jam delapan malam mendapatkan kabar Fitri sudah meninggal,” ucap pria kelahiran Kuala Tungkal Jambi ini.

Fitri dan Suaminya ini, kata Junaidi, berdomisili di Cengkareng Jakarta Barat, karena kami sudah lama di Batam jadi jenazah korban di kebumikan di Batam.

Pantauan dilapangkan, suasana rumah duka sudah mulai dikunjungi
para pelayat, tanpak juga beberapa tenda sudah dipasang di rumah duka  yang berada di Komplek Saguba, Batuaji Blok A No 48 tersebut. (rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here