Kota Batam Siap Menyambut Tahun Baru Imlek 2020

Batamxinwen, Batam – Kota Batam siap menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2020 yang jatuh pada Sabtu (25/1) depan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Batam kembali menggelar perhelatan Malam Perayaan Imlek Bersama. Tahun ini, PSMTI Batam mengusung tema “Bersatu untuk Batam Maju”.

Ketua Panitia Imlek Leonardo Sani mengatakan, perayaan Tahun Baru Tikus Emas ini tetap dipusatkan di daerah ‘China Town’ Nagoya, Lubuk Baja, dengan pentas seni rakyat yang dimeriahkan beragam atraksi seni dan budaya.

“Malam perayaan Imlek bersama akan dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2019, malam Sabtu, akan dimeriahkan oleh artis Kota Batam, atraksi barongsai, tarian tradisional dari Disbudpar Batam, marching band Korps Marinir, dan pertunjukan lainnya,” ujar Leonardo kepada Batamxinwen.com, Jumat (17/1) malam.

Dia menjelaskan, di lokasi perayaan telah terpasang 8 pilar dan ratusan lampion merah yang melambangkan kemakmuran dan kemeriahan. Panitia telah berjibaku selama 4 malam untuk merias lokasi tersebut dengan ornamen-ornamen Imlek.

“Sejak lama, lokasi ini menjadi pusat perayaan Imlek bersama, yang didukung oleh Pemko Batam melalui Dinas Pariwisata,” imbuhnya.

Perayaan Imlek Batam, menurut Leonardo, juga menjadi daya tarik wisata seni budaya bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Malam Imlek di sini juga menarik perhatian turis-turis, misalnya dari Singapura, Malaysia, dan lainnya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Bidang Kesenian Panitia Lie Ci Tuan menjelaskan, 8 pilar Imlek, yang dipasang di lokasi, menyiratkan doa dan harapan warga Batam dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2020.

“Dua pilar terdepan tertulis doa, agar negara dan bangsa Indonesia aman, maju, makmur, dan sejahtera. Pasangan pilar kedua, terpampang empat aksara Mandarin yang bermakna rezeki, bahagia, makmur, dan panjang umur. Ini harapan semua masyarakat,” sebut Lie.

Kemudian, pada pilar kedua dan ketiga, terdapat gambar tikus, seirama dengan shio tahun ini yang berupa tikus emas.

“Pada pilar ketiga, ada gambar tikus dan ikan, yang artinya harapan yang terkabulkan, jadi semua masyarakat bisa mengapai keinginannya. Dan terakhir, gambar tikus dan logam mulia melambangkan sifat murah hati, agar kita berbagi rezeki yang lebih kepada yang membutuhkan, ” pungkasnya. (Ependi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here