KPPAD Batam Investigasi Dugaan Diskriminasi Siswa SPN Dirgantara Batam

Abdillah SE MM, Ketua KPPAD Kota Batam

Batamxinwen, Batam – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kota Batam melakukan investigasi terkait dugaan diskriminasi siswa taruna SMK Penerbangan SPN Dirgantara Kota Batam yang mendapat hukuman penahanan Dapodik.

Ketua KPPAD Kota Batam, Abdillah kepada Batamxinwen.com mengatakan, pada hari Senin 25 Oktober 2021 beberapa wali murid datang membuat laporan yang sama tentang sekolah SMK Penerbangan SPN Dirgantara tersebut.

“Beberapa wali murid datang membuat laporan yang sama tentang sekolah SPN dirgantara bahwa anak-anak mereka mengalami diskriminasi di sekolah tersebut sampai di sel segala,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, para wali murid tersebut juga merasa hak pendidikan anak-anaknya terkendala karena pihak sekolah SPN Dirgantara menghambat sistem dapodik untuk kepindahan anaknya ke sekolah yang lain.

“Hasil investigasi kami ini juga telah kami laporkan ke pihak pelapor dan ditambah dengan dokumen kasus yang terdahulu mengenai sekolah ini, besar dugaan kami, sekolah ini telah menyelenggarakan pendidikan di luar aturan yang dibolehkan dalam penyelenggaran pendidikan (usia anak),” tegasnya.

Lebih jauh, kata dia, beberapa tahun yang lalu sekolah ini telah melakukan pelanggaran sejenis dan sudah diproses, akan tetapi sepertinya tidak ada efek jera bagi sekolah tersebut.

“Kami lagi kordinasi dengan Disdik dan beberapa pihak terkait untuk menindak lanjuti kasus ini,” bebernya.

Adapun hasil investigasi ini diharapkannya dapat melindungi hak-hak anak dalam melaksanakan proses belajar bukan merampas hak anak untuk mengikuti pendidikan. (Shafix)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here