Api Melahap sebagian bangunan di KTM resort, Kota Batam. Foto : istimewa

Batamxinwen, Batam – Humas KTM Resort, Ng Djui Tjie mengatakan, akibat kebakaran yang terjadi pada Senin (18/11) dinihari kemarin, pihaknya mengalami kerugian materi hingga Rp 8 miliar.

Hal itu dikatakan Ng Djui Tjie dilihat dari seluruh bagian resort yang ludes terbakar, termasuk restoran yang lokasinya berada di pinggir laut, 18 ruang, dan mess pegawai.

“Perkiraan satu ruangan itu Rp 30 juta dikali 18 ruangan. Belum lagi alat – alat yang lain,” ujarnya saat ditemui di TKP.

Ng Djui mengatakan sampai saat ini pihaknya belum dapat memberi keterangan resmi penyebab kejadian. Cuma kata dia beberapa saat sebelum kebakaran, koki restoran memang sedang memasak di dapur, menyiapkan pesanan tamu kamar dan karyawan.

“Iya biasanya jam segitu waktunya koki memasak. Sempat saya tanya ke koki, eh pas ditanyain dia gemetar, syok, dan pingsan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmad Purboyo saat ditanyai kelanjutan perihal ini mengatakan, pihaknya masih menunggu Labor tim forensik unit 1 medan untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran tersebut.

“Kita sudah lakukan olah TKP, 4 saksi karyawan masih diperiksa dan hari ini ditambah dua saksi lagi,” katanya, Selasa (18/11). (Bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here