Kuasa Hukum Keluarga Siprianus Lengkapi Bukti Dugaan Maladministrasi Rutan Batam

Tonny Siahaan, Anggota Peradi Batam Raya

Batamxinwen, Batam – Kuasa Hukum keluarga dari Siprianus Apiatus, korban narapidana yang diduga tewas akibat hantaman benda tumpul oleh narapidana lainnya di dalam Rutan Kelas II A Batam, mengaku sudah melengkapi bukti-bukti ke Perwakilan Ombudsman Kepri terkait dugaan maladministrasi yang dilakukan oleh pihak Rutan Kelas II A Batam.

Hal ini diungkapkan oleh Kuasa Hukum keluarga korban, Tonny Siahaan dari Peradi Batam Raya ketika dikonfirmasi awak media, Rabu (9/6/2021).

“Masih tetap berjalan, kemarin sudah kita lengkapi bukti-bukti ke Ombudsman terkait investigasi yang dilakukan Ombudsman terhadap dugaan maladministrasi di Lapas Batam sebagai bahan penunjang bagi mereka,” ujarnya.

Kata dia, pihak Ombudsman juga mengaku kepada pihaknya telah melayangkan surat undangan kepada dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah yang pertama kali menangani mendiang Siprianus Apiatus saat korban dilarikan dari Rutan Kelas II A Batam ke rumahsakit.

“Sebenarnya, Ombudsman sudah melayangkan surat undangan itu kepada dokter tersebut pada tanggal 8 Juni 2021, akan tetapi dijadwalkan ulang kembali oleh Ombudsman dan dokter tersebut mengatakan akan memberikan keterangannya didampingi oleh penasehat hukum nantinya,” jelasnya. (Muhammad Shafix)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here