Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin. Foto/BX/IST

BatamXinwen, Jawa Barat – Bupati non-aktif Bekasi Neneng Hassanah Yasin melahirkan bayi perempuan di dalam Perempuan Bandung, Jawa Barat satu bulan yang lalu. Neneng melahirkan anak keempatnya itu dalam proses persidangannya sebagai terdakwa kasus suap perizinan pembangunan Meikarta.

Kepala Rutan Perempuan Bandung Lilis Yuaningsih mengatakan tersangka belum menyampaikan rencana perawatan bayinya yang baru lahiritu.

“Beliau belum cerita,” kata Lilis dalam pesan singkatnya, Jumat (17/5/2019). Namun, bagaimana ketentuan sebenarnya? Lilis mengatakan, sang bayi diperbolehkan tinggal bersama sang ibu di rutan. Hal itu diatur Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 1999 Tentang Syarat-Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Wewenang, Tugas dan Tanggung Jawab Perawatan Tahanan. “Pasal 28. Itu aturan yang kita pakai kalau anaknya bisa tinggal bersama sampai usia 2 tahun,” kata Lilis.

Pasal 28 ayat 4 menyebutkan, anak dari tahanan wanita yang dibawa ke dalam Rutan/cabang rutan atau lapas /cabang lapas diberi makanan dan makanan tambahan sesuai dengan petunjuk dokter paling lama sampai anak berumur (dua) tahun. Sementara itu, ayat 5 berbunyi ‘anak sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 telah berumur dua tahun harus diserahkan kepada bapak atau sanak keluarganya, atau pihak lain atas persetujuan ibunya’. Kini, pihak Rutan tinggal menunggu keputusan Neneng.

Sumber : kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here