Lanal Gorontalo
Lanal Gorontalo mengerahkan dua tim siaga bencana dan satu perahu karet membantu evakuasi warga korban banjir yang terjadi di lima kelurahan di Kota Gorontalo/BX/Foto: Ist

Batamxinwen, Masalah satu Pangkalan TNI AL (Lanal) yang berada di jajaran Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII yakni Lanal Gorontalo mengerahkan dua tim siaga bencana dan satu perahu karet membantu evakuasi warga korban banjir yang terjadi di lima kelurahan di Kota Gorontalo. Jumat (3/7).

Banjir yang berasal dari luapan Sungai Bone akibat curah hujan yang cukup tinggi di Gorontolo tersebut membuat lima kelurahan yakni Kelurahan Bugis, Padebuolo, Ipilo, Tenda dan Botu di Kota Gorontalo terendam air sehingga sebagian warga terperangkap didalam rumah.

Kalung Anti Corona Kementan Ditanggapi dengan Tagar #kalungantibego

Untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terperangkap tersebut petugas gabungan penanganan bencana, Pemerintah Provinsi dan Kota, Basarnas serta TNI dan Polri melakukan upaya penyelamatan. Lanal Gorontalo mengerahkan dua tim dengan menggunakan satu perahu karet melakukan pencarian dan evakuasi warga dipusatkan di Kelurahan Bugis dan Kelurahan Padebuolo.

Upaya tim melakukan penyelamatan serta evakuasi terhadap masyarakat di dua kelurahan tersebut berlang sampai malam hari selanjutnya msayarakat yang dievakuasi tersebut diamankan di tempat pengungsian yang sudah disiapkan pemerintah.

Selain mengerahkan tim siaga bencana Lanal Gorontalo juga melaukan kordinasi dengan instansi terkait untuk penyiapan tempat pengungsian serta pembuatan dapur umum bagi warga yang terdampak banjir.

9.415 orang Mengungsi

Banjir bandang yang melanda Provinsi Gorontalo memaksa 9.415 orang meninggalkan rumah untuk mencari tempat yang aman. Para pengungsi ini menempati bangunan pemerintah, sekolah, masjid, dan fasilitas lain.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Sumarwoto mengungkapkan, para pengungsi berasal dari Kabupaten Bone Bolango, Kota Gorontalo, dan Boalemo.

Dataran Engku Hamidah Jadi Tempat Pertunjukan Musik Jalanan (Busker) Pertama di Batam

Ketiga daerah ini yang sejak kemarin dilanda banjir bandang setelah hujan berkepanjangan selama dua hari.

“Data yang lain belum masuk, petugas kami masih di lapangan,” kata Sumarwoto, Sabtu (4/7/2020). Para pengungsi saat ini ditampung di gedung Bele li Mbui, Kesdim, kantor Badan Pertanahan Kota Gorontalo, SDN 38 Kota Timur, Kelurahan Padebuolo, Keluarahan Botu, Keluarahan Talumolo, Keluarahan Bugis dan aula kantor wali kota.

“Di Kantor Lurah Padebuolo ada 600 pengungsi, termasuk 30 balita,” ujar Sumarwoto sebagaimana dikutip dari Kompas.com.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here