Irwasda Polda Kepri, Kombes Pol Purwolelono, SIK., MM saat peluncuran www.dumasitwasdapoldakepri.id, layanan pengaduan masyarakat terhadap pelayanan Kepolisian di Polda Kepri, Rabu (9/10). Foto: BX/zel

 

Irwasda Polda Kepri, Kombes Pol Purwolelono, SIK., MM saat peluncuran www.dumasitwasdapoldakepri.id, layanan pengaduan masyarakat terhadap pelayanan Kepolisian di Polda Kepri, Rabu (9/10). Foto: BX/zel

Batamxinwen, Batam – Inspektorat Pengawasan Daerah Polda Kepri meluncurkan website www.dumasitwasdapoldakepri.id. Website ini merupakan layanan pengaduan masyarakat terhadap pelayanan Polri berbasis online.

Irwasda Polda Kepri, Kombes Pol Purwolelono, SIK., MM mengatakan, peluncuran layanan aduan masyarakat terhadap pelayanan Polri ini merupakan implementasi dari Undang-undang No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik. Di era keterbukaan informasi saat ini, masyarakat menuntut adanya transparansi dalam segala bidang pelayanan publik.

“Hari ini Itwasda Polda Kepri membuat suatu terobosan kreatif dengan memberikan pelayananan untuk meningkatkan pelayanan yaitu suatu wadah tempat pengaduan berbasis teknologi agar memudahkan masyarakat terkait keluhan akan kinerja kepolisian,” ujar Kombes Purwolelono di Mapolda Kepri, Rabu (9/10).

Website yang merupakan terobosan dan inovasi Polda Kepri itu diluncurkan langsung oleh Kapolda Kepri Andap Budhi Revianto, dan dihadiri Ketua Perwakilan Ombudsmen RI Prov Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Para Kapolres/ta jajaran Polda Kepri, Tokoh Masyarakat Perwakilan LBH, Tokoh Masyarakat, Perwakilan Pengusaha Muda dan LSM Kota Batam.

Dijelaskan Irwasda, website pengaduan pelayanan Kepolisian di wilayah hukum Polda Kepri dan jajaran Polres hingga ke Polsek ini sangat mudah untuk diakses masyarakat dan mendapat respon yang cepat, serta sangat terjaga kerahasiaan identitas masyarakat yang melaporkannya.

“Untuk mengakses website tersebut sangat mudah, masyarakat cukup mengisi username dengan mengisi alamat email dan Password, nomor handphone, setelah masyarakat melapor paling lama dua hari laporan tersebut akan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Lanjut Itwasda, setiap aduan masyarakat yang masuk akan ditanggapi oleh operator di direktorat dan operator di polres-polres. Tanggapan aduan itu paling lama dua hari. Lalu, permasalahan yang diadukan akan segera diklarifikasi dengan mengundang penyidik dan bidkum untuk penyelesaian masalah tersebut.

Ke depan, kata Itwasda, website ini akan terus disosialisasikan ke tengah masyarakat sehingga terciptanya peningkatan kualitas pelayanan Kepolisian yang transparan di tengah masyarakat. (zel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here