Lion Air Sebut Pesawat Ambulans yang Meledak di Manila bukan Miliknya

Batamxinwen, Manila – Sebuah pesawat ambulan yang dijadwalkan terbang ke Jepang jatuh pada hari Minggu (29) pukul 08:30 waktu setempat (19:30 WIB), ketika lepas landas dari Bandara Internasional Manila Ninoy Aquino.

Pesawat itu disebut sedang melaksanakan misi terkait virus corona, yang diamanatkan departemen kesehatan setempat.

Media Filipina melaporkan, delapan penumpang termasuk seorang tenaga medis penerbangan, dokter, perawat, tiga anggota kru, seorang pasien, dan rekannya, meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Liputan itu menunjukkan asap hitam tebal yang membumbung di Bandara Internasional Ninoy Aquino, dapat terlihat jelas dari kejauhan.

Dikutip dari Philstar, pesawat yang meledak itu adalah milik perusahaan penerbangan pribadi Lionair yang berbasis di Pasay, Manila.

Namun, Maskapai penerbangan Lion Air Group menegaskan jika pesawat yang jatuh di Bandara Manila, Filipina bukan milik perusahaan. Itu merupakan perusahaan penerbangan yang beroperasi di negara tersebut dan memiliki kemiripan nama.

Dikutip dari liputan6, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan jika hingga kini Lion Air Group belum beroperasi di Bandara Manila Ninoy Aquino International Airport. “Lion Air Group belum beroperasi di MNL,” ujar dia, Minggu (29/3/2020). (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here