MAKI Apresiasi KSOP Batam Terkait Penindakan Kapal Ilegal

Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam terkait penindakan Kapal ilegal diduga membawa limbah B3 dari luar negri di perairan Batam.

Batamxinwen, Batam –  Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengapresiasi kinerja Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam terkait penindakan Kapal ilegal diduga membawa limbah B3 dari luar negri di perairan Batam.

Penindakan tersebut dinilai tepat untuk mencegah kapal asing yang membawa barang ilegal dari luar negeri seperti perusakan lingkungan dan penegakan hukum di laut.

Ketua MAKI Bounyamin Saiman mengatakan terkait atas dugaan penyelundupan limbah B3 yang telah diungkap sebelumnya, ternyata pihak KSOP Khusus Batam telah melakukan proses hukum Penyidikan perkara tidak layak berlayar terhadap kapal yang diduga berisi limbah B3.

Proses hukum oleh Penyidik KSOP Batam termasuk melakukan penyitaan berdasar ijin dari Ketua Pengadilan Negeri terhadap 3 kapal ( TB. An Ding , MV. An Rong dan MT. TUT ).

MAKI, kata Bonyamin, sangat mengapresiasi Tim Penyidik KSOP Khusus Batam yang telah melakukan Penyidikan Tindak Pidana Pelayaran atas kasus tidak memenuhi persyaratan berlayar ( ijin tidak lengkap ) sehingga tidak layak berlayar atas kapal TB.An Ding, MV. An Rong dan MT TUT.

“Kapal-kapal tersebut diduga telah berumur tua ( 30 tahun ) dan  tidak adanya sertifikat keselamatan sehingga ketika didapat berada di lautan maka dapat dikategorikan tidak layak berlayar,” katanya, dalam keterangan tertulis, Selasa (30/8/22).

Atas telah disitanya kapal yang diduga berisi limbah B3, maka semestinya Penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan lebih mudah untuk dipercepat penanganannya sebagaimana pengalaman sebelumnya. (Nca)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini