Leonardus Halawa (23), penghuni rumah nomor 12 Blok A3 Perumahan Puri Agung, Sagulung, menunjukkan tempat motornya diparkirkan sebelum hilang, Sabtu (20/6). Foto: JP

Batamxinwen, Batam – Maling motor kini tidak hanya mengincar targetnya yang diparkirkan di pinggir jalan atau di parkiran pusat keramaian saja. Mereka mulai merambah ke perumahan warga. Salah satunya, Perumahan Puri Agung Residence di Kecamatan Sagulung.

Selama ini Perumahan Puri Agung diakui warganya cukup aman. Belum terdengar kabar ada maling motor beraksi di dalam komplek perumahan. Warga merasa aman dari ancaman aksi maling motor.

“Motor saya parkir di depan rumah dalam posisi setang terkunci. Saya sih takin aman karena selama ini belum pernah ada maling di perumahan ini,” kata Leonardus Halawa (23), penghuni rumah nomor 12 blok A3, yang menjadi korban pencurian motor pada Batamxinwen.com, Sabtu (20/6).

Menurut Leonardus, ia mengetahui motor jenis Honda Beat dengan nopol BP 3907 IG miliknya raib digondol maling sekitar pukul 22.05 WIB. Maling diduga beraksi antara pukul 20.05 – 22.05 WIB sejak Leonardus memarkirkan motornya di depan rumah.

“Waktu saya mau masukan motor ke dalam rumah, saya lihat motor sudah tidak ada,” ujarnya.

Hujan Buatan di Batam Berhasil, Tinggi Air Waduk Meningkat

Sadar telah menjadi korban pencurian, Leonardus pun langsung melaporkan hilangnya motor metik rakitan tahun 2019 yang baru setahun dipakainya itu ke Mapolsek Sagulung. Leonardus menaksir kerugiannya hingga Rp 16 juta.

Terkait aksi pencurian di lingkungannya, Ketua RT 05/06 Perumahan Puri Agung, Willy Hutahuruk mengatakan, untuk membantu kepolisian dalam mengungkap aksi pencurian itu, pihaknya akan menemui warga yang rumahnya dilengkapi kamera pengintai atau CCtv untuk mencari petunjuk tentang pelaku pencurian.

“Kalau nanti ada rekaman cctv warga terkait aktivitas para pelaku pasti akan segera diserahkan kepada pihak kepolisian guna membantu proses pengungkapan kasus tersebut,” ujar Willy.

Kapolsek Sagulung, Iptu Yusriadi Yusuf mengatakan, pihaknya telah menerima laporan pencurian tersebut dan telah ditangani.

“Yang bersangkutan baru laporan dan sedang dalam lidik,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut pengakuan sejumlah pelaku pencurian kendaraan bermotor yang tertangkap, perumahan warga menjadi sasaran empuk karena kebanyakan warga merasa aman hingga menjadi lengah. Motor yang diparkirkan di teras rumah sekalipun bisa raib.

“Karena kalau di depan rumah kan yang punya motor pikir nggak mungkin maling berani masuk, pasti ketahuan. Apalagi perumahan sudah dijaga sekuriti,” ujar salah satu residivis pencurian motor yang tertangakap sepekan lalu di wilayah Batam Kota.

Pria bertubuh kurus dan bertato di lengan kirinya ini mengaku, dalam beraksi di perumahan warga, ia dan duet malingnya cukup dengan berpenampilan rapi dan tidak mencurigakan saat mengitari perumahan mencari calon targetnya. Bahkan, dalam beraksi mereka butuh modal supaya aksinya lebih mulus.

“Kalau ada uang kami rental mobil. Kalau masuk ke perumahan pakai mobil kan orang tidak curiga,” katanya.

Dalam beraksi, residivis ini mengaku tidak sendiri. Biasanya ia berduet dengan seorang temannya. Perannya masing-masing jelas. Yang satu berperan sebagai joki kendaraan yang mereka pakai beraksi dan bertugas mengawasi keadaan, yang satu lagi berperan sebagai pemetik. Alat yang digunakan sederhana. Besi keras yang dilas berbentuk huruf T yang salah satu ujungnya pipih dan tajam alias kunci T.

Hanya dengan kunci T ciptaan maling itu hampir semua jenis kunci motor merek dan jenis motor apa saja bisa jebol. Hanya dalam hitungan satu menit.

“Kalau pakai kunci T setang pasti jebol. Nggak sampai satu menit pun bisa. Masukin kunci T, tekan yang kuat, putar sambil dihentakkan setanganya, pasti jebol setang itu,” kata dia.

Setelah berhasil, motor hasil curian langsung dijual ke penadah. Uangnya dibagi rata. Lalu beraksi lagi. Selama ini, motor merek Honda Beat merupakan jenis motor yang menjadi idola para maling yang paling dinincar karena banyak pemesan dan peminatnya di pasaran motor bodong. Waspadalah! (Joni Pandiangan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here