Ketua Bawaslu Kota Batam, Syailendra Reza Irwansyah.Foto: BX/bintang

Batamxinwen, Batam – KPU menetapkan 14-16 April sebagai masa tenang Pemilu 2019. Para peserta pemilu dilarang berkampanye dalam bentuk apa pun di masa tenang.

Berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 23 tahun 2018 pasal 34 ayat 8, Alat Peraga Kampanye (APK) juga harus diturunkan peserta pemilu paling lambat satu hari sebelum hari pemungutan suara.

Namun, sejumlah APK terlihat masih terpasang di sejumlah titik di kawasan Batam Center.

Bahkan beberapa APK juga terlihat terikat di gerbang perumahan. Salah satunya terlihat saat melintasi Simpang Jam menuju Simpang Gelael, Batam Center.

Ketua Bawaslu Kota Batam, Syailendra Reza Irwansyah mengaku kewalahan terkait soal APK ini. Karena masih banyak Peserta Pemilu yang belum mencopot APK miliknya.

“Kami sudah memberikan surat himbauan pencabutan APK kepada tim ataupun Partai dari Caleg tersebut, namun masih banyak laporan terkait APK yang masih bertebaran disejumlah titik” ujar Syailendra Reza saat ditemui di kantor, Senin (15/4/2019) siang.

Reza menambahkan tidak ada anggaran yang ditetapkan untuk pencopotan. Hal ini dinilai karena memang sudah menjadi bagian tugas dan tanggung jawab Bawaslu.

“Tidak ada, anggaran tidak ada, karena sebetulnya pencopotan APK adalah tanggung jawab peserta pemilu” sebutnya. (bintang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here