Media cetak India (ist)

Batamxinwen, New Delhi – Hadirnya media online saat ini yang kian geliat, telah berdampak kepada bisnis media cetak di beberapa negara yang mengalami kelesuan akibat menurunnya pembaca. Namun ternyata, bukan berarti bahwa media cetak sudah suram betul.

India salah satunya. Negara dengan jumlah penduduk terbesar kedua di dunia, dengan populasi 1,1 miliar jiwa, masih optimistis dengan bisnis media cetak. Hal ini terlihat dari pertumbuhan iklan media cetak yang meningkat di tahun 2019.

Melansir dari Economic Times, pendapatan iklan media cetak tumbuh 5,6% pada 2018 dan terus naik pada tahun ini. Bahkan, pemerintah India sedang mempertimbangkan untuk melonggarkan investasi langsung asing (foreign direct investment/FDI) di bidang media cetak tertentu.

Pemerintah India mengizinkan investasi asing di bidang-bidang seperti percetakan surat kabar dan penerbitan majalah ilmiah untuk bidang tertentu. Tentunya ini menjadi angin segar bagi industri media cetak di India.

Di sisi lain, Shashi Sinha seorang CEO IPG Mediabrands, mengatakan industri media cetak bakal tumbuh menguntungkan karena kredibilitas yang ditawarkannya dengan konten yang menarik.

“India adalah satu-satunya pasar di dunia, dimana media cetak terus menjadi dominan dan tumbuh dalam semua aspek, seperti sirkulasi, pembaca, dan geografis. Media tumbuh dengan kuat di karena konten, yang telah menyebabkan pertumbuhan jumlah surat kabar,” kata Sinha.

Pemerintah India punya peran penting untuk mempertahankan bisnis media cetak dengan memberikan beberapa kebijakan berupa insentif pajak.(*)

Sumber: Sindonews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here