Hardoni alias Doni, residivis kasus pencurian yang kembali tertangkap, Senin, 12 Oktober 2020. Foto: BX

Batamxinwen, Batam – Berkilah butuh uang untuk biaya menjenguk anaknya di Medan, Sumatera Utara, Hardoni alias Doni, residivis yang baru dua bulan bebas dari penjara ini, kembali mencuri telepon genggam di Perumahan Kopkar PLN, Kecamatan Batamkota, Kota Batam. Aksinya mencuri kali ini gagal dan berakhir dihajar warga, Senin, 12 Oktober 2020.

Menurut Devenci, penghuni kos di Perumahan Kopkar PLN Blok K Nomor 6, yang menjadi korban pencurian, aksi pencurian itu diketahui ketika ia dan istrinya sedang tiduran di dalam kamar sekitar pukul 08.15 wib.

“Pintu kamar kami terbuka sedikit. Terus saya melihat ada orang sempat masuk ke dalam kamar. Saya lihat hape saya sudah tidak ada, terus saya kejar,” ujarnya pada Batamxinwen.com, Sabtu pagi.

Sambil mengejar, Devenci berteriak “maling” yang kemudian mengundang perhatian warga lain. Sadar aksinya ketahuan dan dikeja, Doni pun langsung kabur menggunakan Yamaha Mio warna hitam. Namun, aksinya kabur gagal karena warga sudah mengepung. Doni pun babak belur Dihajar warga sebelum diserahkan Kepolisian Sektor Batam Kota.

Di hadapan polisi, Doni mengaku sudah dua kali mencuri telepon genggam di Perumahan Kopkar PLN. Pengakuannya Doni diperkuat dengan ditemukannya satu buah SIM milik warga perumahan Kopkar PLN di dalam tasnya.

“Sebelumnya, beberapa hari lalu saya juga ambil hape di perumahan itu,” ujarnya.

Doni mengaku memanfaatkan kelengahan para penghuni kos di pagi hari. Biasanya, di pagi hari para penghuni kos-kosan sibuk dengan aktivitasnya di pagi hari tanpa mengunci pintu kamar kosnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here