Batamxinwen, Batam – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tjahjo Kumolo membantah adanya warga negara asing (WNA) yang terdaftar sebagai pemilih pada pemilu April mendatang. Hal ini dilontarkannya menyusul viralnya pemberitaan mengenai WNA yang memiliki KTP-el dan terdaftar dalam Daftar Pemilih Tepat (DPT).

“Tidak ada WNA yang terdaftar sebagai pemilih,” kata Tjahjo usai mengikuti pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemilu 2019, di Golden Prawn, Bengkong, Batam, Kamis (28/02/2019).

Meski begitu, Tjahjo juga mengakui saat ini memang ada di beberapa daerah di Indonesia yang WNA-nya memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Namun ia menegaskan bahwa kepemilikan KTP-el bukan dalam konteks yang WNA memiliki hak pilih sebagai peserta pemilu di Indonesia.

Terkait viralnya WNA yang memiliki KTP-el tersebut, ia menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan direktorat jenderal yang mengurusi bagian kependudukan dan pencatatan sipil di Kemendagri. Di mana saat melakukan pemeriksaan data, pihaknya tidak menemukan data WNA tersebut di data kependudukan.

“Soal WNA kalau dia punya izin tinggal, ada rekomendasi dari Imigrasi, dan beberapa syarat lainnya, boleh saja punya KTP-el. Tapi tidak punya hak pilih,” tegasnya lagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here