Kang Dadang (helm hitam) bersama Komunitas Driver Go-Jek Pekanbaru. Foto: BX/ist

Batamxinwen, Pekanbaru – Mata Kang Dadan perih. Beberapa kali ia harus menghentikan motornya untuk mengusap matanya yang mulai berair. Ia harus sedikit melototkan mata untuk melihat kembali peta petunjuk arah di androidnya.

“Saya beberapa kali berhenti melihat GPS karena takut nyasar. Nama gang menuju customer nggak terlihat. Waktu pengantaran jadi agak terhambat, kasihan customer,” kata pria yang memiliki nama Dadan Pardilah ini pada Batamxinwen.com, Kamis (3/10).

Kang Dadan adalah driver Go-Jek yang kerap melayani customer go-ride dan go-food. Ia bergabung dengan Go-Jek sejak 2017 lalu.

Di tengah kepungan tebalnya kabut asap di Kota Pekanbaru beberapa pekan lalu, Kang Dadang adalah salah satu driver Go-Jek yang selalu setia melayani customer Go-Jek, mempertaruhkan kesehatannya.

Bukan semata untuk meraup rupiah. Tapi demi tepat waktu dan melayani customer di tengah keterbatasan cengkaraman asap Kota Pekanbaru. Demi kepeduliannya sebagai driver Go-Jek yang selalu setia melayani.

Kepedulian Kang Dadan tak sampai di melayani kapan saja. Kang Dadang bersama komunitas driver Go-Jek Pekanbaru yang ia pimpin juga menunjukan sikap-sikap kepeduliannya.

Bersama komunitas kecilnya, Kang Dadan bersama driver Go-Jek lainnya spontan membagi-bagikan masker bagi untuk sejumlah masyarakat Pekanbaru. Bahkan, mereka juga bersama-sama melaksanakan sholat istisqo di tengah jarak pandang yang semakin pendek, dan level polusi udara yang semakin tinggi.

“Harapan kami saat itu supaya kondisi kabut asap di Pekanbaru cepat kembali normal. Dan semua masyarakat bisa beraktifitas dengan normal kembali,” ujarnya.

Sebelum total menjadi driver Go-Jek, menjadi driver Go-Jek hanya lah pekerjaan sambilan baginya. Namun, karena merasa bahwa dengan menjadi driver Go-Jek membuatnya lebih fleksibel dalam menentukan jam kerja dan tidak merasa diatur seperti pekerjaannya yang lama, akhirnya ia memutuskan untuk resign dan fokus menjadi driver Go-Jek hingga saat ini.

“Selain bisa memggantungkan hidup dengan menjadi driver Go-Jek, kami kuga bisa memberikan hal-hal poisitif keoada masyarakat,” kata Kang Dadan. (jkf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here