SM (baju Orange), Pelaku Pemerasan yang diamankan Polda Kepri. Foto : Zeli/BX

Batamxinwen, Batam – Jajaran Direktorat Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri meringkus SM (39), pelaku pemerasan dengan kekerasan yang selama ini meresahkan masyarakat di Kota Batam.

Pelaku yang merupakan residivis atas kasus yang sama ditangkap Polisi di kawasan Pasar Jodoh, Rabu (9/10/2019) lalu. Dari tangannya petugas menyita sejumlah barang bukti.

Dalam konfrensi pers Jumat (11/10/2019), Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga didampingi Wadir Reskrimum AKBP Arie Darmanto, menuturkan tersangka ditangkap berdasarkan dua laporan polisi yang diterima dan ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

“Saat kami tangkap, ditemukan barang bukti berupa senjata tajam, borgol, handphone milik korban dan sebuah tas,” ujar Erlangga.

Sedangkan modus operandi pelaku dalam menjalankan aksinya, terang Ari, yakni menabrakan diri kepada targetnya yang mengendarai sepeda motor.

“Jadi Seolah menabrakan diri, pelaku ini minta ganti rugi alasan handphone rusak. Setelah korbannya mengganti rugi, pelaku menarik korban ke tempat sepi, lalu korban diperas habis dengan mengaku sebagai anggota,” terang Ari.

Kasus ini, jelas Ari, sempat viral di media sosial Facebook. Karena, korban yang tidak terima membuat status di Facebook dan dikomentari ratusan netizen.

“Dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku sudah 10 kali melakukan pemerasan dengan modus yang sama di Kota Batam,” ungkap Ari.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (zel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here