Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak meresmikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Kawasan Industri Lobam, Kecamatan Sri Kuala Lobam, Senin (7/10) pagi. Foto : istimewa

Batamxinwen, Bintan – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Yembise berkunjung ke Bintan. Kunjungan tersebut dalam rangka meresmikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Kawasan Industri Lobam, Kecamatan Sri Kuala Lobam, Senin (7/10) pagi.

Kedatangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Yembise saat sampai ke kawasan Wisma PT Bintan Inti Industrial Estate juga didampingi oleh Bupati Bintan Apri Sujadi beserta Anggota DPRD Prov Kepri Deby Maryanti.

Bupati Bintan, Apri Sujadi dalam sambutannya menuturkan bahwa Kawasan Industri PT Bintan Inti Industrial Estate ( BIIE ) Lobam Bintan akan menjadi yang ke tiga dari 5 kawasan industri di Indonesia sebagai pilot project sebagai Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3).

Ia juga mengutarakan hadirnya RP3 ini bisa menjadi wadah bagi tenaga kerja perempuan terhadap antisipasi kasus-kasus yang kerap mengganggu para pekerja perempuan diantaranya kekerasan atau pelecehan seksual, yang terjadi dilingkungan kawasan pekerja.

“ tentunya ini sangat baik bagi sektor pekerja, dimana hal ini akan menjadi wadah khususnya bagi tenaga kerja perempuan terhadap kasus-kasus yang sering menghantui pekerja perempuan ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa dari 17 perusahaan, 9 perusahaan sudah memiliki Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) dengan 2.800 orang merupakan pekerja perempuan dari total keseluruhan 4.414 pekerja. Menurutnya juga bahwa berdirinya Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Kawasan Industri Lobam, tentunya akan membuat para pekerja perempuan untuk tidak merasa malu, atau takut, untuk mengadu bila terjadinya tindak kekerasan dan pelecehan seksual di tempat kerja mereka.

Sementara, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Yohana Yembise mengatakan bahwa perempuan saat ini sudah semakin maju. Perempuan juga telah menempatkan posisi yang strategis di sejumlah posisi pemerintahan. Berdirinya Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) sebagai wadah dalam melindungi kaum wanita.

” Kabupaten Bintan menjadi salah satu model pilot project yang telah memperkerjakan kaum wanita lebih dari 50%, dan kita berharap dengan adanya ini dapat memproteksi kaum pekerja wanita yang harus memiliki kesetaraan gender dengan kaum laki-laki ” tutupnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here