BatamXinwen, Batam – Sepanjang tahun 2018, Bea dan Cukai Batam tidak henti-hentinya melakukan penegahan peredaran narkoba di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Jalur pelabuhan dan Bandara di wilayah Kepri, menjadi moda transportasi yang kerap digunakan oleh para pelaku.

Selain itu, modus menyembunyikan narkoba jenis Sabu dalam kardus bungkusan teh kini bisa dibilang menjadi Trendsetter. Dari beberapa kali penegahan, modus ini kerap dilakukan.

Hal yang terlihat dalam pengungkapan kasus narkoba jenis Sabu yang dilakukan oleh dua calon penumpang maskapai Citilink tujuan Ujungpandang dari Batam di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Mengingat, pelaku menyembunyikan narkoba dalam kemasan teh bertuliskan China.

Kabid BKLI Bea Cukai Batam Raden Evy saat menghubungi BatamXinwen, mengatakan dari dua calon penumpang yang diketahui bernama Amrin dan Suhair tersebut, pihaknya mengumpulkan 5,063 Kilogram sabu.

“Modusnya disembunyikan di dalam 2 Kardus berisi oleh-oleh, dan dicampur dengan makanan dan kopi,” jelas Raden Evy, Rabu (14/3).

Ia juga menjelaskan kronologis penangkapan. Dimana semuanya itu berawal dari kecurigaan petugas atas barang yang dibawa oleh porter sebanyak 2 kardus berukuran besar.

Selanjutnya petugas menanyakan siapa pemilik barang tersebut, berdasarkan profiling atas pemilik barang tersebut lalu dilakukan pemeriksaan. Dan ditemukan bungkusan teh dengan tulisan china, beberapa bungkus kopi, serta makanan ringan lainnya.

“Lalu kita lakukan pemeriksaan mendalam di hanggar Bea Cukai Bandara Hang Nadim.
Hasilnya, ditemukan 5 bungkus teh dengan tulisan china dalam 2 kardus. Kemudian kita timbang dan berat totalnya 5.063 gram.

Atas temuan tersebut, tambahnya, petugas membawa keduanya beserta barang bukti ke KPU BC Tipe B Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here