BatamXinwen, Jakarta – Pemerintah siapkan inovasi untuk kemudahan pengusaha, sesuai dengan tren ekonomi digital.

Salah satunya kemudahan perizinan dengan hanya menggunakan Nomor Izin Berusaha (NIB).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Karyanto Suprih mengatakan, pemerintah dengan seluruh paket kebijakan hingga Paket Kebijakan jilid 16, siap untuk membuat aturan menjadi lebih sederhana.

Aturan menggunakan NIB ini, akan menghapus seluruh aturan perizinan yang berjumlah ratusan saat ini seperti syarat SIUP, TDP, dan lain sebagainya.

“Nantinya, perizinan cukup menggunakan NIB saja. Dalam waktu dekat akan diputuskan. Supaya memudahkan pengusaha dari aturan yang jumlahnya ratusan,” ujar Karyanto dalam acara Indonesia Most Admired Companies (IMACO) Award 2018 di Jakarta, Jumat (11/5) silam.

Dia menambahkan kemudahan lainnya adalah, penggunaan Profile Seri, sehingga pengambilan data hanya dilakukan sekali saja. Saat mengurus di kantor lainnya tidak perlu diminta data lagi.

Ini sejalan dengan perkembangan perekonomian digital yang membutuhkan banyak fleksibilitas.

Sekarang konsepnya berbeda karena pemerintah akan melihat semua pengusaha itu bagus, sampai nanti terbukti ada pelanggaran.

Berbeda dengan dulu yang ketat sejak hulu karena mengganggap semua pengusaha itu tidak baik.

Sehingga rencananya akan ada beberapa produk yang tidak perlu diperiksa di pelabuhan atau bisa langsung keluar. “Tapi kami akan keras apabila ada ketahuan melanggar. Kami akan blacklist seperti aturan perbankan untuk track record nasabah yang tidak patuh,” ujarnya.

Dia juga menghimbau pelaku usaha untuk sama-sama mengikuti aturan main yang berlaku. Jangan lagi ada pengusaha nakal lalu menggoda petugas dengan berbagai macam barang.

“Kita sama-sama jangan saling menggoda karena itu ujungnya tidak baik. Kami juga akan berikan perlakuan khusus untuk pengusaha yang mendapat penghargaan IMACO 2018 atas prestasinya. Saya akan sampaikan ke Menteri Perdagangan usulan ini,” ujarnya.(*)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here