Foto: ist

Batamxinwwn, Batam – Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepulauan Riau (Kepri) tak hanya terjadi di darat. Semaraknya turut menggema di jagat media sosial. Ini terlihat dari banyaknya partisipasi masyarakat pengguna media sosial yang ikut menyuarakan dukungan hingga kritik.

Belakangan, muncul beragam tagar (hashtag) yang menandakan dukungan masyarakat terhadap salah satu kandidat. Yang paling mencolok, yakni munculnya tagar #BersinergiAmankanINSANI. Dukungan ini merujuk pada pencalonan Isdianto dan Suryani (INSANI).

Hasil pantauan, #BersinergiAmankanINSANI marak disuarakan di beragam platform media sosial, mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, bahkan hingga WhatsApp Group. Di sisi lain, viralnya tagar #BersinergiAmankanINSANI dinilai mampu mempersatukan warganet, demikian disampaikan Pemerhati Pilkada Kepri, Indira Nainggolan.

Menurut Indira, beragam tagar yang muncul menandakan masyarakat tertarik untuk berpartisipasi memeriahkan pesta demokrasi di Kepulauan Riau. Di sisi lain, Indira melihat, tagar #BersinergiAmankanINSANI mampu mengurangi ketegangan imbas pandangan dan pilihan politik yang berbeda.

Ketokohan Isdianto dan Suryani, termasuk konsistensi pasangan tersebut menggelorakan politik santun, membuat masyarakat semakin jatuh hati dengan INSANI.

“Munculnya beragam tagar merupakan bagian dari kemeriahan pesta demokrasi. Penggunaan hashtag juga sangat tepat untuk menghindari gesekan di tengah masyarakat,” kata Indira saat dimintai pendapat melalui sambungan telepon, Rabu (16/9).

Terkait semakin maraknya tagar #BersinergiAmankanINSANI, menurut Indira, memiliki makna ajakan untuk bersama-sama mengantarkan Isdianto dan Suryani ke kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau.

“Kalimat #BersinergiAmankanINSANI saya kira sangat pas dan mampu diterima masyarakat. Kalau kita cermati, pasangan Isdianto-Suryani sering dan terus berusaha mengampayekan politik santun,” kata Indira.

Ihwal dampaknya, Indira menilai akan membuat elektabilitas INSANI semakin terangkat. “Kalau bicara pengaruh, pasti ada. Sebagai pasangan petahana, sudah pasti INSANI lebih unggul. Tinggal bagaimana tim di lapangan mengelola isu dan menjaga basis suara hingga ke tempat pemungutan suara,” imbaunya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here