Tebing yang berpotensi longsor di damping SMPN 11 Batuaji, Batam. Foto: BX/rega

Batamxinwen, Batam – Jika hujan turun, murid-murid SMPN 11 Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, dihantui rasa takut tertimpa tanah longsor. Pasalnya, di samping kelas mereka ada tebing tinggi yang sewaktu-waktu bisa runtuh karena longsor.

“Kalau sedang turun hujan, belajar jadi nggak konsentrasi karena takut tebingnya longsor,” ujar salah seorang siswa SMPN 11 yang kelasnya bersebelahan langsung dengan tebing pada Batamxinwen.com, Senin (15/2).

Kepala SMPN 11, Sargono mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali terkait minta bantuan pada pemerintah untuk mengantisipasi terjadinya bahaya longsor yang mengintai anak didiknya itu.

“Kita sudah pernah usulkan oembuatan batu mirinf melalui tingkat musrenbang. Bahkan, secara formal juga kita usulkan ke Dinas Pendidikan Kota Batam. Namun, dinas belum ada anggaran sehingga kita juga minta bantuan kepada anggota DPRD Kota Batam Arlon Veristo ketika reses di kompleks RKT, tapi belum membuahkan hasil,” ujar Sargono.

Bila hujan turun, kata Sargono, air rembesan dari tebing yang membatasi sekolahnya dengan dua sekolah lain yaitu SMA Harapan dan SMP Darussalam itu, kerap mengalir deras ke beberapa ruang kelas.

“Kita selalu khawatir apa bila hujan deras takut terjadi longsor yang mengancam ratusan siswa. Kami berharap pembangunan batu miring segera terealisasi,” kata dia. (rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here