Ditnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol K Yani Sudarto, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki dan Kasat Narkoba AKP Abdul Rahman, menunjukan barang bukti narkoba 38,6 Kilogram yang diamankan dari jaringan internasional, foto : Bintang/BX

BatamXiwen, Batam – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Hukum dan HAM Provinsi Kepri, Zaeroji angkat bicara terkait Narapidana Lapas Narkotika Klas IIA Tanjungpinang, Putra Eka Satya (43), menjadi pengatur stategis untuk meloloskan pengiriman narkoba sebanyak 38,6 Kilogram.

“Saya baru dapat informasi adanya Narapidana pengatur strategis meloloskan sabu yang jumlah kian besar,” kata Zaeroji saat diminta tanggapan, Rabu (14/8/2019).

Zaeroji mengatakan, selama ini pihaknya selalu memperketat pengawasan terhadap Narapidana yang ada di dalam Lapas. Namun, tetap saja mereka (Narapidana red) mencari jalan untuk berbuat seperti demikian.

“Kalau untuk tingkat pengawasan sudah cukup ketat, dimulai dari handphone dan barang-barang yang membahayakan tidak boleh ada di dalam Lapas,” katanya.

Meskipun demikian, untuk hukum Narapidana Putra Eka Satya (43), yang menjadi pengatur stategis penyelundupan narkoba tersebut. Pihaknya menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian terlebih dahulu.

“Kita akan menunggu hasil dari pemeriksaan sehingga kita bisa mengambil langkah tindakan,” tutupnya.(rega)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here